News
ASN Dinas Pengairan Aceh Bersihkan Lumpur di SMP 4 Karang Baru
31 Desember 2025 16:43
Menindaklanjuti instruksi Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem), kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Aceh, Dinas Pengairan Aceh turun langsung ke wilayah terdampak banjir dan tanah longsor untuk melaksanakan aksi gotong royong pascabencana. Kegiatan pembersihan lumpur dipusatkan di SMP Negeri 4 Percontohan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, yang sebelumnya terdampak material lumpur dan sisa banjir.
Aksi kemanusiaan ini dilaksanakan selama dua hari, yakni pada 29 hingga 30 Desember 2025, dengan melibatkan seluruh ASN Dinas Pengairan Aceh. Aksi gotong royong tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Dinas Pengairan Aceh, Ichsan Iswandy, SSTP MM.
Detail Kegiatan
- Lokasi: SMP Negeri 4 Percontohan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang
- Durasi: 29 hingga 30 Desember 2025
- Peserta: Seluruh ASN Dinas Pengairan Aceh
- Tujuan: Membersihkan ruang kelas, halaman sekolah, serta area sekitar yang tertutup lumpur akibat banjir
Pernyataan Pihak Terkait
- Ichsan Iswandy, Sekretaris Dinas Pengairan Aceh: "Ini merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Bapak Gubernur Aceh agar seluruh ASN tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi hadir di tengah masyarakat untuk membantu pemulihan pascabencana."
- Erwin Ferdinansyah, Plt Kepala Dinas Pengairan Aceh: "Aksi gotong royong ini merupakan bentuk tanggung jawab moral ASN terhadap masyarakat yang terdampak bencana."
Dampak dan Harapan
- Dampak Langsung: Lingkungan sekolah dapat kembali digunakan dengan aman dan nyaman
- Dukungan Moral: Memberikan semangat bagi masyarakat sekitar untuk segera bangkit pascabencana
- Harapan: Mempercepat proses pemulihan fasilitas pendidikan dan infrastruktur pengairan untuk meminimalkan risiko bencana serupa di masa depan
Aksi gotong royong ini juga menjadi wujud semangat kebersamaan dan solidaritas ASN Pemerintah Aceh dalam membantu percepatan pemulihan wilayah terdampak banjir dan longsor. Menurut Ichsan Iswandy, gotong royong pascabencana tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga memberi dukungan moral bagi masyarakat agar segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas normal.
