News
Warga Bima Salurkan Donasi untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, IOF dan PMI Banda Aceh Apresiasi
3 hari yang lalu
Banjir bandang yang melanda Aceh Tamiang beberapa waktu lalu meninggalkan dampak yang cukup parah. Banyak desa yang terisolir dan sulit dijangkau, membuat distribusi bantuan menjadi tantangan tersendiri. Dalam situasi ini, dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses pemulihan.
IOF Aceh dan PMI Kota Banda Aceh baru-baru ini menerima donasi dari masyarakat Kota Bima. Bantuan ini disalurkan secara simbolis kepada puluhan warga terdampak banjir bandang di Aceh Tamiang. Donasi mencakup kebutuhan dasar seperti bahan pangan, perlengkapan kebersihan, hingga kebutuhan darurat lainnya.
Distribusi Bantuan ke Wilayah Terisolir
- Tim IOF Aceh dan relawan PMI Kota Banda Aceh bergerak cepat mendistribusikan bantuan ke wilayah-wilayah terdampak yang sulit dijangkau.
- Kehadiran tim IOF yang terbiasa menghadapi medan berat mempermudah proses distribusi ke lokasi-lokasi yang sulit ditembus kendaraan biasa.
- Bantuan ini menjadi sangat penting mengingat banyak desa di Aceh Tamiang masih terputus aksesnya akibat banjir bandang.
Apresiasi dan Harapan
- Ahmad Haeqal Asri, Ketua IOF Aceh dan PMI Kota Banda Aceh, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada masyarakat Kota Bima atas kepedulian mereka.
- Ia menyampaikan penghargaan khusus kepada jajaran Pemerintah Kota Bima, mulai dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga Musyawarah Kerja Kepala Sekolah SD dan SMP se-Kota Bima.
- Dukungan kolektif dari berbagai elemen masyarakat Bima menunjukkan solidaritas yang luar biasa.
Solidaritas Kemanusiaan
- Penyaluran bantuan ini tidak hanya meringankan beban masyarakat Aceh Tamiang, tetapi juga menjadi simbol kuat bahwa bencana alam adalah tanggung jawab bersama.
- Kolaborasi lintas daerah antara Kota Bima dan Aceh Tamiang memperlihatkan bahwa solidaritas kemanusiaan mampu menembus batas geografis.
- Dengan adanya dukungan ini, diharapkan proses pemulihan pasca banjir di Aceh Tamiang dapat berjalan lebih cepat, dan masyarakat yang terdampak bisa segera bangkit untuk melanjutkan kehidupan mereka.
