News
Pemilihan Rektor USK Harus Jaga Marwah dan Kebersamaan Aceh, Serukan Kompetisi Beradab
6 jam yang lalu
Pemilihan Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) merupakan proses akademik yang sakral dan harus berjalan dengan tenang serta bermartabat. USK bukan hanya institusi pendidikan, tetapi juga kebanggaan Aceh dan warisan intelektual yang harus dijaga bersama. Oleh karena itu, kompetisi menuju kursi rektor harus dimaknai sebagai ajang adu gagasan, integritas, dan visi untuk memajukan pendidikan Aceh, bukan sebagai arena saling curiga atau menebar fitnah.
Sebagai Serambi Mekkah, Aceh dikenal dengan kesejukan nilai, keteguhan akhlak, dan penghormatan pada adab. Atmosfer ini harus tercermin dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam ruang-ruang akademik. Narasi yang dibangun harus meneduhkan, selaras dengan semangat syariat Islam yang menjunjung tinggi persaudaraan dan kebijaksanaan.
Pentingnya Menjaga Marwah USK
- USK sebagai simbol ilmu pengetahuan: Nama Syiah Kuala yang tersemat pada universitas ini adalah amanah yang harus dijaga, sebagai simbol ilmu pengetahuan dan kearifan lokal.
- Menjaga kehormatan ulama: Menjaga marwah USK berarti menjaga kehormatan ulama tersebut, tidak menodainya dengan kepentingan sesaat yang mengaburkan tujuan mulia pendidikan.
- Para calon rektor sebagai putra terbaik Aceh: Para calon rektor adalah putra-putra terbaik Aceh, yang hadir dengan niat tulus untuk mengabdi, membangun, dan memajukan USK.
Kompetisi yang Beradab
- Perbedaan visi adalah hal yang wajar: Perbedaan visi adalah hal yang wajar, namun perpecahan bukanlah pilihan yang bijak.
- Kembalikan proses ke jalur yang benar: Mari kita kembalikan proses ini ke jalur yang benar, biarkan kompetisi bergulir dengan tenang, dewasa, dan beradab.
- Tonjolkan keunggulan daerah: Tonjolkan keunggulan daerah, jaga nama baik USK, dan rawat warisan intelektual Aceh dengan kata-kata yang sejuk dan sikap yang bijaksana.
Karena ilmu tumbuh subur dalam ketenangan, dan kebesaran lahir dari kedewasaan, mari kita jaga marwah USK dan kebersamaan Aceh dalam proses pemilihan rektor ini.
