News
Jalan Pidie Jaya Berlumpur, Akses Warga Terganggu Dua Bulan Pasca Banjir
2 hari yang lalu
Dua bulan pasca banjir bandang, jalan di beberapa gampong di Pidie Jaya masih terendam lumpur. Warga kesulitan melintas dan anak-anak berisiko terkena penyakit kulit. Pemkab Pidie Jaya dibantu TNI dan Polri berupaya membersihkan, namun hujan membuat lumpur kembali menggenangi jalan.
Tujuh gampong di Kecamatan Meurah Dua terisolasi akibat genangan air. Warga harus memutar 8 km untuk mencapai pusat kota.
Dampak Banjir
- Jalan di Gampong Blang Cut, Dayah Kruet, Beuringin, Pante Beureune, Meunasah Mancang, Dayah Husen, dan Meunasah Bie masih terendam lumpur.
- Satu alat berat dikerahkan untuk membersihkan lumpur, namun gundukan tanah di pinggir jalan belum dibersihkan.
- Jalan di Gampong Beurawang, Meunasah Lhok, dan Mesjid Tuha juga masih terendam lumpur.
Kesulitan Warga
- Zulfahmi Akbar (36), warga Gampong Blang Cut, mengatakan jalan yang berlumpur sangat terganggu bagi warga yang melintas.
- Rauzatul Jannah (35), warga Gampong Meunasah Bie, mengungkapkan 300 meter jalan menghubungkan Lhok Sandeng terendam air.
- Tujuh gampong di Kecamatan Meurah Dua tidak bisa melintas karena kendaraan tidak bisa menerobos genangan air.
Upaya Pemkab
- Pemkab Pidie Jaya dibantu TNI dan Polri telah membersihkan tanah lumpur di badan jalan.
- Satu alat berat dikerahkan untuk membersihkan lumpur sisa banjir bandang.
- Gundukan tanah di pinggir jalan belum dibersihkan, sehingga saat hujan turun lumpur kembali memenuhi badan jalan.
Dampak Jangka Panjang
- Warga harus memutar 8 km untuk mencapai pusat kota.
- Anak-anak berisiko terkena penyakit kulit akibat bermain di jalan berlumpur.
- Akses warga terganggu, baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.
Kondisi Terkini
- Jalan di Gampong Blang Cut berubah menjadi alur sungai baru dampak banjir bandang.
- Lumpur menumpuk di sebagian badan jalan belum dipindah, guna menghalangi luapan air sungai yang kini tersumbat lumpur.
- Warga tujuh gampong di Meurah Dua harus memutar 8 km saat menuju ke pusat kota di Kabupaten Pidie Jaya.
