News
Jembatan Bailey di Aceh Timur Kembalikan Akses Warga Pasca Banjir
15 jam yang lalu
Jembatan Bailey bantuan Kementerian Pertahanan di Gampong Baroh Bugeng, Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur, diresmikan oleh Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky. Jembatan sepanjang 13 meter ini menjadi akses vital yang sebelumnya terputus akibat banjir, menghubungkan Gampong Baroh Bugeng dan Peulawi.
Dengan adanya jembatan ini, masyarakat diharapkan dapat kembali beraktivitas dan memperlancar roda ekonomi. Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program pemasangan delapan unit jembatan Bailey oleh TNI dari Jakarta.
Dampak dan Solusi
- Mobilitas dan Ekonomi: Jembatan ini memungkinkan warga untuk kembali beraktivitas dan memperlancar ekonomi lokal.
- Pembangunan Berkelanjutan: Pemerintah Aceh Timur juga mengusulkan pembangunan jembatan di lokasi lain, termasuk jembatan gantung di Simpang Jernih.
- Solusi Alternatif: Untuk wilayah dengan kondisi tanah yang tidak memungkinkan, pemerintah menggunakan Aramco, gorong-gorong baja berukuran besar.
Hunian Sementara
- Huntara: Pembangunan hunian sementara untuk warga terdampak banjir terus dikebut. Salah satu Huntara di Desa Pante Rambung, Kecamatan Pante Bidari, akan segera diresmikan.
- Progres: Pembangunan Huntara di beberapa lokasi seperti Lokop, Simpang Jernih, Simpang Ulim, dan Pante Bidari telah mencapai progres hampir 80 persen.
Pemerintah daerah terus melakukan pemetaan terhadap lokasi-lokasi jembatan yang kondisinya kritis dan mempercepat proses administrasi untuk pembangunan infrastruktur yang lebih baik bagi masyarakat Aceh Timur.
Fakta Penting
- Jembatan Bailey: Panjang 13 meter, lebar 4 meter.
- Huntara: Hampir 80 persen progres pembangunan di beberapa lokasi.
- Solusi Alternatif: Aramco digunakan untuk wilayah dengan kondisi tanah yang tidak memungkinkan pembangunan jembatan Bailey.
Dengan adanya infrastruktur ini, diharapkan masyarakat Aceh Timur dapat kembali beraktivitas dengan normal dan memperbaiki kondisi ekonomi pasca banjir.
Dampak Jangka Panjang
- Peningkatan Ekonomi: Akses yang lebih baik diharapkan dapat meningkatkan aktivitas ekonomi lokal.
- Kestabilan Sosial: Infrastruktur yang memadai dapat meningkatkan kestabilan sosial dan keamanan di wilayah terdampak banjir.
Pemerintah daerah terus berupaya untuk memperbaiki infrastruktur dan memberikan solusi terbaik bagi masyarakat Aceh Timur.
