News
Jembatan Darurat Panton Nisam Rampung, Warga Aceh Utara Akses Lancar
04 Januari 2026 11:18
Jembatan Bailey darurat di Panton Nisam, Kabupaten Aceh Utara, telah rampung 100 persen dan kembali menghubungkan akses transportasi warga yang sempat terputus akibat banjir dan longsor pada akhir November 2025. Jembatan ini menjadi solusi sementara yang vital bagi masyarakat setempat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Jembatan Bailey yang berlokasi di Jalan Cot Poto, Desa Panton, Kecamatan Nisam tersebut selesai dibangun pada Jumat (2/1/2026). Konstruksi jembatan menggunakan material dari Yonzikon 13 dan Yonzikon 14, dengan daya dukung beban hingga 10 ton, sehingga aman dilalui kendaraan operasional maupun kendaraan masyarakat sesuai ketentuan.
Detail Pembangunan
- Tipe Jembatan: 1-1 dengan panjang total 39 meter atau terdiri dari 13 petak
- Personel Terlibat: 25 personel Yonzipur 4 dan 14 personel Denzipur 3, serta didampingi oleh Koramil 23/Nisam
- Pengamanan: Babinsa setempat berperan aktif dalam pengamanan, pengawasan, dan membantu kelancaran pekerjaan melalui komunikasi intensif dengan masyarakat sekitar
Dampak Positif
- Mobilitas Harian: Jembatan ini menghubungkan Desa Paloh Mampre dan Desa Meunasah Alue dengan Desa Semirah di Kecamatan Nisam
- Distribusi Logistik: Akses tersebut menjadi jalur utama bagi distribusi logistik dan kegiatan pendidikan
- Perekonomian: Menunjang roda perekonomian masyarakat setempat
Masyarakat menyambut positif selesainya pembangunan jembatan tersebut. Sebelumnya, warga terpaksa menempuh jalur alternatif yang lebih jauh dan memakan waktu akibat terputusnya akses utama. Salah seorang warga Desa Panton menyampaikan apresiasi kepada TNI atas pembangunan jembatan tersebut, "Kami mengucapkan terima kasih kepada TNI. Jembatan ini sangat berarti bagi kami karena aktivitas masyarakat sempat sangat terganggu sebelumnya akibat bencana." Panton Nisam merupakan sebuah desa (gampong) di Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, yang masih tergolong dalam kategori desa tertinggal berdasarkan penilaian status kemajuan desa terbaru.
