News
Jembatan Bailey Beutong Ateuh Diresmikan, Akses Takengon Kembali Lancar
07 Januari 2026 09:05
Jembatan Bailey di Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya, diresmikan hari ini oleh Bupati Nagan Raya, Dr TR Keumangan SH MH, dan Danrem 012/Teuku Umar Kolonel Inf Windarto SSos MM. Jembatan sepanjang 35 meter ini dibangun untuk menggantikan sebagian badan jembatan rangka baja yang hancur akibat banjir bandang pada 26 November 2025. Dengan berfungsinya jembatan ini, akses transportasi yang sempat terganggu kini kembali lancar.
Jembatan Bailey ini tidak hanya memulihkan lintasan nasional yang menghubungkan ke Takengon, Aceh Tengah, tetapi juga membuka akses terhadap tiga gampong di Beutong Ateuh yang selama ini terisolir akibat banjir bandang. Jembatan ini dibangun oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) bersama prajurit TNI-Polri dan Pemkab Nagan Raya.
Dampak dan Manfaat
- Akses transportasi ke Takengon dan tiga gampong terisolir kembali lancar.
- Jembatan darurat dari batang kelapa dan papan masih digunakan sebagai alternatif.
- Daya tampung beban jembatan Bailey memerlukan kepatuhan pengendara terhadap batasan tonase.
- Pembangunan jembatan permanen masih dalam proses, jembatan Bailey digunakan sementara waktu.
Kepala Pelaksana BPBD Nagan Raya, Irfanda Rinadi, menyatakan bahwa dengan peresmian jembatan ini, akses transportasi yang sempat terganggu bisa kembali lancar. Namun, ia mengingatkan para pengendara untuk mematuhi batasan tonase agar jembatan tidak cepat rusak sambil menunggu jembatan permanen.
Konteks Lokal
- Beutong Ateuh Banggalang adalah salah satu wilayah di Nagan Raya yang terdampak banjir bandang.
- Tiga gampong di Beutong Ateuh yang terisolir kini dapat diakses kembali.
- Jembatan Bailey merupakan solusi sementara untuk memulihkan akses transportasi yang vital bagi masyarakat setempat.
Dengan adanya jembatan ini, diharapkan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat di wilayah tersebut dapat kembali berjalan normal, sementara menunggu pembangunan jembatan permanen yang lebih tahan lama.
Langkah Selanjutnya
- Pemantauan kondisi jembatan secara berkala untuk memastikan keamanan dan keawetan.
- Pembangunan jembatan permanen yang lebih tahan lama dan aman.
- Peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mematuhi batasan tonase untuk menjaga keawetan jembatan.
