News
Jembatan Pante Lhong Putus, Warga Bireuen Harap Pemerintah Segera Bangun Baru
6 hari yang lalu
Banjir bandang yang melanda Bireuen pada 26-27 November 2025 menyebabkan Jembatan Pante Lhong putus total. Jembatan yang menghubungkan Peusangan Siblah Krueng, Peusangan Selatan, Makmur, Gandapura, dan antar kabupaten ini kini berserakan di aliran sungai, dengan bagian-bagiannya terpisah di beberapa lokasi.
Putusnya jembatan ini berdampak luas bagi masyarakat, terutama para siswa yang harus menempuh jarak lebih jauh untuk mencapai sekolah. Warga kini harus memutar melalui Kutablang, yang mencapai jarak 10 km, atau menggunakan perahu ketek sebagai alternatif.
Dampak terhadap Masyarakat
- Siswa dari Desa Kubu dan sekitarnya harus menempuh jarak 10 km untuk mencapai sekolah di Peusangan, yang sebelumnya hanya 2 km.
- Ekonomi lokal terganggu karena akses transportasi yang terbatas.
- Akses transportasi saat ini hanya mengandalkan perahu ketek, yang tidak efisien untuk kebutuhan sehari-hari.
Harapan Masyarakat
- Warga mengharapkan pemerintah segera membangun jembatan baru untuk mengatasi dampak yang luas.
- Pembangunan jembatan bailey atau rangka baja seperti sebelumnya diharapkan dapat segera dilakukan.
- Pemerintah diharapkan mempercepat pembangunan jembatan Pante Lhong dan juga jembatan Ulee Jalan di Peusangan Selatan.
Kondisi Saat Ini
- Jembatan Krueng Tingkeum dan Teupin Mane sudah dibangun jembatan bailey dan akan segera dibangun jembatan permanen.
- Jembatan Pante Lhong menjadi jalur alternatif penting saat jembatan Krueng Tingkeum ambruk pada tahun 2017.
- Warga mengharapkan perhatian pemerintah untuk mempercepat pembangunan jembatan baru guna memulihkan kondisi normal dan mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat Bireuen.
Dengan adanya jembatan baru, diharapkan akses pendidikan dan ekonomi masyarakat Bireuen dapat kembali normal dan lancar. Pemerintah diharapkan dapat segera merespons permintaan warga untuk pembangunan jembatan yang lebih tahan lama dan aman.
Catatan:
- Jembatan Pante Lhong merupakan infrastruktur vital yang menghubungkan beberapa wilayah di Bireuen dan sekitarnya.
- Banjir bandang yang terjadi pada November 2025 menyebabkan kerusakan signifikan pada infrastruktur di daerah tersebut.
- Perahu ketek saat ini menjadi satu-satunya alternatif transportasi, namun tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Dengan pembangunan jembatan baru, diharapkan masyarakat Bireuen dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih mudah dan efisien.
