News
Pengantin di Tiga Masjid Banda Aceh Dapat KTP-El dan KK Langsung Usai Akad Nikah
09 Januari 2026 20:52
Pengantin baru di Kota Banda Aceh kini bisa mendapatkan KTP Elektronik (KTP-el) dan Kartu Keluarga (KK) baru langsung usai akad nikah di tiga masjid besar. Layanan ini hasil kolaborasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banda Aceh dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Banda Aceh.
Kepala Disdukcapil Kota Banda Aceh, Heru Triwijanarko, menjelaskan bahwa layanan ini bertujuan untuk memudahkan pasangan pengantin baru yang seringkali kesulitan mengurus dokumen administrasi kependudukan (adminduk) akibat kesibukan persiapan pernikahan. Dengan layanan ini, pasangan pengantin bisa langsung mendapatkan KTP-el dan KK baru dengan status perkawinan terbaru tanpa perlu datang ke kantor Disdukcapil.
Layanan di Tiga Masjid Besar
Layanan ini akan diberikan di tiga masjid besar di Banda Aceh, yaitu:
- Masjid Raya Baiturrahman (MRB)
- Masjid Oman
- Masjid Keuchik Leumik
Manfaat Layanan
- Mengurangi antrean di kantor Disdukcapil
- Mempermudah akses layanan publik seperti kesehatan, pendidikan, dan bantuan sosial
- Membentuk identitas keluarga yang sah melalui publikasi KK baru dan perubahan status di KTP dari "Belum Kawin" menjadi "Kawin"
Proses Layanan
- Pasangan pengantin yang melangsungkan akad nikah di tiga masjid tersebut akan langsung mendapatkan KTP-el dan KK baru dengan status perkawinan terbaru
- Data calon pengantin akan disiapkan oleh jajaran KUA agar petugas Disdukcapil dapat langsung memproses dokumen adminduk
Dampak Jangka Panjang
Layanan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mengurus dokumen adminduk serta memudahkan akses layanan publik bagi warga Kota Banda Aceh.
Inovasi Pelayanan Publik
Kepala Kemenag Kota Banda Aceh, Salman SPd MAg, menyambut baik kolaborasi ini dan berharap dapat memberikan kemudahan dan manfaat nyata bagi warga Kota Banda Aceh. Program serupa pernah dilaksanakan sebelumnya di KUA dan Mal Pelayanan Publik, namun antusiasme masyarakat saat itu belum optimal.
