News
Kacabdisdik Aceh Timur Minta Kampus Bebaskan SPP Mahasiswa Korban Banjir
06 Januari 2026 14:49
Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda beberapa daerah di Aceh, seperti Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur, Langsa, Aceh Tamiang, Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues, dan Aceh Tenggara, telah menyebabkan banyak kerugian bagi warga, termasuk mahasiswa dan calon mahasiswa baru. Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah Aceh Timur, Ramatsah Putra, meminta perguruan tinggi di Aceh untuk membebaskan SPP bagi mahasiswa dan calon mahasiswa baru yang terdampak bencana.
Menurut Ramatsah, banyak mahasiswa yang kehilangan harta benda dan rumah, sehingga kesulitan melanjutkan pendidikan. Ia meminta tidak hanya Universitas Syiah Kuala (USK), tetapi juga UIN Ar-Raniry, Unimal, Unsam, UTU, Politeknik Negeri Lhokseumawe, dan beberapa PTS lainnya di Aceh untuk memperhatikan mahasiswa dan calon mahasiswa baru tahun akademik 2027/2028.
Dampak Bencana terhadap Mahasiswa
- Banyak mahasiswa kehilangan harta benda dan rumah, sehingga kesulitan melanjutkan pendidikan.
- Proses kegiatan belajar terhalang karena peralatan sekolah hanyut terbawa banjir.
- Orang tua mahasiswa kehilangan pekerjaan dan rumah, sehingga ekonomi keluarga terganggu.
- Mahasiswa tinggal di tenda pengungsian, yang belum menjanjikan pemulihan psikologis.
Permintaan kepada Perguruan Tinggi
- Membebaskan SPP bagi mahasiswa dan calon mahasiswa baru yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor.
- Mencari sumber beasiswa bagi para korban.
- Memberikan kemudahan bagi mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Ramatsah juga menyoroti status PTNBH (Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum) yang memberikan otonomi lebih luas kepada perguruan tinggi untuk mengelola akademik dan non-akademik secara mandiri. Ia berharap perguruan tinggi dapat memanfaatkan otonomi ini untuk membantu mahasiswa yang terdampak bencana.
Kondisi Mahasiswa yang Terdampak
- Hanya pakaian di badan saja yang tersisa, sedangkan peralatan lainnya sudah hanyut terbawa banjir.
- Proses kegiatan belajar terhalang, sehingga sulit untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
- Orang tua mahasiswa kehilangan pekerjaan dan rumah, sehingga ekonomi keluarga terganggu.
Dengan kondisi ini, Ramatsah meminta perguruan tinggi di Aceh untuk memberikan perhatian khusus kepada mahasiswa dan calon mahasiswa baru yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor, dengan membebaskan SPP dan mencari sumber beasiswa bagi mereka.
