News
Guru Aceh Tamiang Bersihkan Sekolah Pasca Banjir untuk Pemulihan Pendidikan
4 hari yang lalu
Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh Tamiang pada akhir November 2025 meninggalkan dampak besar, termasuk kerusakan pada fasilitas pendidikan. Di tengah kondisi serba keterbatasan, para guru di SLB Negeri Pembina Aceh Tamiang menunjukkan semangat juang tinggi dengan membersihkan sekolah setiap hari agar proses belajar mengajar bisa segera berjalan normal.
Ketua TP PKK Aceh, Marlina Muzakir, atau yang akrab disapa Kak Na, mengapresiasi dedikasi para guru tersebut. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada relawan Budha Tsu Chi yang turut membantu proses pembersihan. Pemerintah Aceh telah menurunkan alat berat dan relawan ASN untuk mempercepat pemulihan sekolah dan fasilitas umum lainnya.
Upaya Pemulihan Pendidikan
- Para guru di SLB Negeri Pembina tetap hadir setiap hari untuk membersihkan sekolah meski dengan alat seadanya.
- Relawan Budha Tsu Chi turut membantu proses pembersihan di sekolah.
- Pemerintah Aceh menurunkan alat berat dan relawan ASN untuk mempercepat pemulihan.
- Insentif Rp2 juta per bulan selama tiga bulan akan diberikan kepada guru dan tenaga pendidik yang terdampak bencana.
Dampak dan Harapan
- Proses belajar mengajar diharapkan segera berjalan normal.
- Semangat juang guru menjadi contoh bagi masyarakat dalam menghadapi bencana.
- Pemulihan pendidikan diharapkan dapat mendukung stabilitas sosial dan ekonomi di Aceh Tamiang.
Dengan upaya bersama dari guru, relawan, dan pemerintah, diharapkan pendidikan di Aceh Tamiang dapat segera pulih dan memberikan harapan baru bagi para siswa dan masyarakat setempat.
Fakta Penting
- Bencana banjir bandang dan tanah longsor terjadi pada akhir November 2025.
- SLB Negeri Pembina Aceh Tamiang adalah salah satu sekolah yang terdampak.
- Insentif Rp2 juta per bulan akan diberikan selama tiga bulan (Januari, Februari, dan Maret).
- Pemerintah Aceh dan relawan ASN turut membantu proses pemulihan.
Dengan semangat juang dan kerja sama semua pihak, pendidikan di Aceh Tamiang diharapkan dapat segera pulih dan memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.
