Timeline Aceh
aceh.antaranews.com
aceh.antaranews.com

Anggota Brimob Aceh Bergabung Tentara Rusia, Kapolda Sebut Tidak Layak Jadi Polisi

6 jam yang lalu

Anggota Satuan Brimob Polda Aceh, Bripda Muhammad Rio, diketahui telah bergabung dengan tentara Rusia. Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, menyatakan tidak mengetahui motif Rio bergabung dengan tentara Rusia. Rio, yang telah diberhentikan dengan tidak hormat, diketahui berangkat ke Rusia melalui China pada 19 Desember 2025.

Kapolda Aceh menekankan bahwa Rio tidak layak lagi menjadi anggota Polri karena telah dihukum dua kali dalam perkara KDRT dan meninggalkan tugas tanpa izin atau desersi. Kejadian ini menimbulkan pertanyaan tentang pengawasan internal Polri dan dampaknya terhadap citra institusi.

Kronologi Kejadian

  • Bripda Muhammad Rio adalah anggota Satuan Brimob Polda Aceh yang telah diberhentikan dengan tidak hormat.
  • Rio diketahui berangkat ke Rusia melalui China pada 19 Desember 2025.
  • Kapolda Aceh menyatakan tidak mengetahui motif Rio bergabung dengan tentara Rusia.
  • Rio telah dihukum dua kali dalam perkara KDRT dan meninggalkan tugas tanpa izin atau desersi.

Dampak dan Pertanyaan

  • Kejadian ini menimbulkan pertanyaan tentang pengawasan internal Polri dan bagaimana anggota yang telah diberhentikan dapat bergabung dengan tentara asing.
  • Citra institusi Polri juga menjadi perhatian, mengingat Rio telah memiliki catatan buruk sebelum bergabung dengan tentara Rusia.
  • Masyarakat Aceh berharap adanya penjelasan lebih lanjut dari pihak berwenang mengenai kasus ini.

Tanggapan Pihak Berwenang

  • Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, menyatakan bahwa Rio tidak layak lagi menjadi anggota Polri.
  • Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, menyatakan bahwa Rio telah menjalani sidang kode etik dan diberhentikan dengan tidak hormat.
  • Pihak Polri sedang melakukan investigasi lebih lanjut mengenai kasus ini.

Kesimpulan

Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran tentang pengawasan internal Polri dan dampaknya terhadap citra institusi. Masyarakat Aceh berharap adanya penjelasan lebih lanjut dari pihak berwenang mengenai kasus ini.

Anggota Brimob Aceh Bergabung Tentara Rusia, Kapolda Sebut Tidak Layak Jadi Polisi