News
TNI Bersihkan Dua Dayah di Pidie Jaya Pasca Banjir Bandang, Aktivitas Belajar Santri Terhambat
05 Januari 2026 13:36
Banjir bandang yang melanda Pidie Jaya meninggalkan dampak signifikan pada sektor pendidikan, khususnya pada dua dayah di wilayah tersebut. TNI bersama warga setempat menggelar Karya Bakti untuk membersihkan lingkungan dayah yang terdampak, termasuk ruang kelas, halaman, dan akses jalan.
Kegiatan ini bertujuan mempercepat pemulihan sarana pendidikan dan memberikan dukungan moral bagi santri dan guru yang terdampak bencana. Kerusakan fasilitas dayah dan akses lingkungan menjadi fokus utama dalam upaya pemulihan.
Dampak Banjir Bandang pada Dayah
- Dayah Ummul Ayman II dan Dayah Al-Hijrah di Pidie Jaya terdampak banjir bandang.
- Fasilitas dayah dipenuhi lumpur dan sampah sisa material banjir.
- Akses lingkungan yang rusak menghambat aktivitas belajar mengajar.
Kegiatan Karya Bakti TNI
- Pembersihan ruang kelas, halaman, dan teras dayah.
- Pembuatan parit di sekitar kompleks dayah untuk mencegah genangan air berulang.
- Pembersihan akses jalan menuju lingkungan dayah.
Sinergi TNI dan Masyarakat
- Keterlibatan TNI dalam Karya Bakti disambut positif oleh masyarakat setempat.
- Kolaborasi antara TNI, institusi pendidikan, dan masyarakat diharapkan mempercepat pemulihan sosial, pendidikan, dan ekonomi.
- Dukungan moral dari TNI diharapkan dapat membantu santri dan guru kembali beraktivitas secara optimal.
Harapan Pemulihan
- Proses belajar mengajar di dayah diharapkan dapat segera kembali berjalan normal.
- Kegiatan Karya Bakti menjadi bentuk kepedulian TNI terhadap dunia pendidikan di Aceh.
- Pemulihan fasilitas dayah diharapkan dapat meningkatkan ketahanan masyarakat di wilayah terdampak bencana.
Dengan adanya Karya Bakti ini, diharapkan aktivitas belajar mengajar di dayah dapat segera kembali normal dan masyarakat dapat pulih dari dampak bencana alam yang melanda Pidie Jaya.
Dampak Jangka Panjang
- Pemulihan sektor pendidikan diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh.
- Sinergi antara TNI, institusi pendidikan, dan masyarakat dapat menjadi contoh dalam menghadapi bencana alam di masa depan.
- Dukungan moral dari TNI diharapkan dapat membantu santri dan guru mengatasi trauma pasca bencana.
