Timeline Aceh
ajnn.net
ajnn.net

Kayu Banjir Peudada Digergaji Sebelum Ada Kejelasan Hukum, Warga Pertanyakan Tujuannya

03 Januari 2026 19:54

Kayu-kayu besar yang terbawa banjir di Dusun Babah Kuala, Pante Raya, Desa Ara Bungong, Kecamatan Peudada, Bireuen, ditemukan telah digergaji sebelum ada kejelasan hukum. Warga setempat dan Forum Peduli Hutan Peudada mempertanyakan tujuan pemotongan tersebut dan mendesak aparat hukum untuk menyelidiki asal-usul kayu.

Menurut Mawardy, seorang warga setempat, aktivitas pemotongan kayu seharusnya tidak dilakukan sebelum ada kejelasan hukum terkait asal-usul dan status kayu tersebut. Ia menilai gelondongan kayu bekas banjir itu berpotensi menjadi barang bukti yang perlu diselidiki oleh aparat penegak hukum.

Kondisi Kayu di Lokasi

  • Kayu-kayu tersebut terlihat dibelah rapi di lokasi penumpukan, meski hingga kini belum dipindahkan.
  • Bekas sayatan gergaji mesin tampak masih baru.
  • Sebagian kayu telah dicat dan tersusun di area tumpukan gelondongan.

Dugaan dan Desakan Warga

  • Warga menduga proses pemotongan kayu dilakukan belum lama ini.
  • Forum Peduli Hutan Peudada mendesak aparat penegak hukum dan pemerintah daerah untuk mengusut asal-usul gelondongan kayu.
  • Kayu-kayu tersebut diduga berasal dari kawasan hutan yang rusak, yang berkaitan dengan meningkatnya bencana banjir dan lumpur di wilayah hilir.

Tanggapan dan Tindak Lanjut

  • Mawardy menegaskan bahwa kayu-kayu tersebut seharusnya tidak diambil atau diolah dulu sebelum diselidiki.
  • Forum Peduli Hutan Peudada akan terus memantau perkembangan kasus ini dan mendesak pemerintah untuk mengambil tindakan tegas.

Warga berharap agar kasus ini segera diselesaikan untuk mencegah kerusakan hutan lebih lanjut dan mengurangi risiko bencana banjir di masa depan.

Dampak Jangka Panjang

  • Kerusakan hutan di kawasan hulu dapat meningkatkan risiko bencana banjir dan lumpur di wilayah hilir.
  • Penyelidikan asal-usul kayu dapat membantu mengungkap praktik ilegal yang merusak lingkungan.
  • Tindakan tegas dari pemerintah daerah diharapkan dapat mencegah kerusakan hutan lebih lanjut dan melindungi lingkungan.

Warga Peudada berharap agar kasus ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan aparat hukum untuk menjaga kelestarian hutan dan mencegah bencana alam di masa depan.

Kayu Banjir Peudada Digergaji Sebelum Ada Kejelasan Hukum, Warga Pertanyakan Tujuannya
0123456789