News
1.330 ASN Kemenag Aceh Bersihkan Madrasah Terdampak Banjir di 10 Kabupaten
07 Januari 2026 13:44
Banjir bandang yang melanda 10 kabupaten/kota di Aceh meninggalkan dampak signifikan terhadap infrastruktur pendidikan, khususnya madrasah dan Kantor Urusan Agama (KUA). Sebagai respons cepat, Kementerian Agama (Kemenag) Aceh menurunkan 1.330 Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk membersihkan dan memperbaiki 12 titik lokasi terdampak. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mempercepat pemulihan, tetapi juga sebagai bagian dari peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kemenag.
Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Azhari, menekankan pentingnya segera memulihkan proses belajar mengajar meskipun banyak madrasah mengalami kerusakan. "Anak-anak harus segera belajar walaupun banyak madrasah yang terdampak banjir," ujarnya. Namun, di Kabupaten Aceh Tengah, tim menghadapi kendala akibat keterbatasan alat berat untuk mengatasi longsor.
Dampak Banjir di Aceh
- 12 titik madrasah dan KUA terdampak banjir bandang.
- 10 kabupaten/kota di Aceh menjadi lokasi penanganan, termasuk Aceh Timur, Aceh Utara, dan Simeulue.
- Proses belajar mengajar sudah dimulai kembali meskipun infrastruktur belum sepenuhnya pulih.
Upaya Pemulihan
- 1.330 ASN Kemenag Aceh diturunkan untuk membersihkan dan memperbaiki lokasi terdampak.
- Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan empati terhadap warga Aceh yang terdampak bencana.
- Kendala di Aceh Tengah akibat keterbatasan alat berat untuk mengatasi longsor.
Harapan ke Depan
Diharapkan, dengan adanya tim relawan ini, beban keluarga besar Kemenag dan warga terdampak dapat sedikit terangkat. Pemulihan infrastruktur pendidikan menjadi prioritas untuk memastikan anak-anak Aceh dapat kembali belajar dengan nyaman dan aman. Inisiatif ini juga mencerminkan komitmen Kemenag dalam mendukung pendidikan di Aceh pasca-bencana.
Kegiatan pembersihan ini tidak hanya berfokus pada pemulihan fisik, tetapi juga pada pemulihan psikologis warga dan pelajar yang terdampak. Dengan demikian, diharapkan proses pendidikan di Aceh dapat berjalan kembali dengan normal dan berkualitas.
