Timeline Aceh
modusaceh.co
modusaceh.co

Prabowo dan Program MBG: Narasi Kebesaran Hati yang Problematic di Aceh

07 Januari 2026 14:39

Pernyataan Prabowo Subianto tentang program makan bergizi gratis (MBG) di Aceh menimbulkan narasi kebesaran hati yang problematik. Program ini seharusnya merupakan hak konstitusional warga, bukan hadiah politik.

Aceh pernah menjadi basis dukungan Prabowo pada Pilpres 2014 dan 2019. Narasi ini berpotensi mengikis rasa kesetaraan kewargaan.

Narasi Kebesaran Hati yang Problematic

  • Prabowo menekankan bahwa program MBG tetap dijalankan di Aceh meskipun ia kalah suara di provinsi tersebut.
  • Pernyataan ini menimbulkan kesan bahwa program negara merupakan bentuk kemurahan hati penguasa, bukan hak konstitusional warga.
  • Aceh pernah memberikan dukungan besar kepada Prabowo pada Pilpres 2014 dan 2019.

Dampak Narasi Terhadap Kesetaraan Kewargaan

  • Narasi ini berpotensi mengikis rasa kesetaraan kewargaan dan memperkuat stigma wilayah "oposisi".
  • Program negara seharusnya merupakan kewajiban konstitusional, bukan instrumen kekuasaan.
  • Pengakuan penuh terhadap hak warga sebagai bagian dari bangsa Indonesia diperlukan untuk persatuan nasional yang substantif.

Implikasi Politik dan Psikologis

  • Narasi kebesaran hati ini memuat lapisan komunikasi politik yang kompleks.
  • Pernyataan Prabowo menyiratkan asumsi bahwa negara memiliki pilihan untuk menahan atau menyalurkan hak dasar berdasarkan pertimbangan politik.
  • Narasi ini memperlihatkan gejala selective political memory atau amnesia politik selektif.

Kesimpulan

Pernyataan Prabowo tentang program MBG di Aceh menimbulkan narasi kebesaran hati yang problematik. Program ini seharusnya merupakan hak konstitusional warga, bukan hadiah politik. Aceh pernah menjadi basis dukungan Prabowo pada Pilpres 2014 dan 2019. Narasi ini berpotensi mengikis rasa kesetaraan kewargaan dan memperkuat stigma wilayah "oposisi". Pengakuan penuh terhadap hak warga sebagai bagian dari bangsa Indonesia diperlukan untuk persatuan nasional yang substantif.

Program negara seharusnya merupakan kewajiban konstitusional, bukan instrumen kekuasaan. Narasi kebesaran hati ini memuat lapisan komunikasi politik yang kompleks dan menyiratkan asumsi bahwa negara memiliki pilihan untuk menahan atau menyalurkan hak dasar berdasarkan pertimbangan politik. Narasi ini memperlihatkan gejala selective political memory atau amnesia politik selektif.

Prabowo dan Program MBG: Narasi Kebesaran Hati yang Problematic di Aceh
0123456789