Timeline Aceh
aceh.antaranews.com
aceh.antaranews.com

Kemenhut Bersihkan Kayu Banjir di Aceh Utara, 93 Meter Kubik Dikumpulkan

07 Januari 2026 11:08

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terus melakukan pembersihan kayu sisa banjir di Aceh Utara, khususnya di Desa Geudumbak, Kecamatan Langkahan. Hingga saat ini, sebanyak 103 batang kayu atau setara 93,11 meter kubik telah dikumpulkan untuk dimanfaatkan. Pembersihan ini melibatkan 23 alat berat dan 50 personel dari berbagai unit Kemenhut, termasuk Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Tim Kemenhut juga turut membantu pembersihan di sekolah-sekolah dan permukiman warga yang terdampak banjir. Di SMP Negeri 3 Langkahan, satu alat berat dikerahkan untuk membersihkan parit dan halaman sekolah. Sementara itu, di SD Negeri 4 Langkahan, tim berhasil membersihkan satu ruang perpustakaan, satu gudang olahraga, dan empat kamar mandi.

Upaya Pembersihan dan Pemanfaatan Kayu

  • 103 batang kayu atau 93,11 meter kubik telah dikumpulkan di Desa Geudumbak.
  • 23 alat berat digunakan, termasuk 10 ekskavator capit, sembilan ekskavator, dan dua buldozer.
  • 50 personel dari Kemenhut terlibat dalam pembersihan di berbagai lokasi.
  • Rumah Zakat dan masyarakat setempat memanfaatkan sekitar 3 meter kubik kayu menggunakan tujuh gergaji mesin.
  • Akumulasi pemanfaatan kayu sejak 29 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026 mencapai sekitar 18,5 meter kubik.

Dampak dan Pemulihan Pascabencana

Pembersihan kayu sisa banjir ini bertujuan untuk mempercepat pemulihan pascabencana di Aceh Utara. Selain membersihkan kayu, tim Kemenhut juga membantu pembangunan tiga unit hunian sementara (huntara). Di Kabupaten Aceh Tamiang, pembersihan terus dilakukan di lorong-lorong permukiman untuk memastikan aksesibilitas dan keamanan warga.

Upaya ini diharapkan dapat mengurangi dampak banjir dan mempercepat proses pemulihan bagi masyarakat Aceh yang terdampak. Kemenhut terus memantau dan memperbarui data untuk memastikan efektivitas penanganan bencana.

Kerjasama dengan Lembaga Kemanusiaan

Rumah Zakat dan masyarakat setempat turut berpartisipasi dalam pemanfaatan kayu sisa banjir. Hingga saat ini, sekitar 3 meter kubik kayu telah dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat. Kerjasama ini menunjukkan sinergi antara pemerintah dan lembaga kemanusiaan dalam penanganan bencana.

Dengan adanya upaya pembersihan dan pemanfaatan kayu ini, diharapkan masyarakat Aceh dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa.

Kemenhut Bersihkan Kayu Banjir di Aceh Utara, 93 Meter Kubik Dikumpulkan
0123456789