News
BNPB Janjikan Hunian dan Bantuan Hidup untuk Pengungsi Gayo Lues
03 Januari 2026 17:58
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, mengunjungi Kabupaten Gayo Lues untuk meninjau langsung kondisi daerah yang dilanda banjir dan tanah longsor akibat curah hujan tinggi. Dia menjelaskan skema penanganan hunian bagi korban bencana, baik hunian sementara (Huntara) maupun hunian tetap (Huntap).
Saat ini, sebagian bantuan sudah cair sebesar Rp600 ribu per bulan selama tiga bulan. Untuk hunian tetap, pemerintah menyiapkan dua opsi, serta bantuan perabotan senilai Rp3 juta per keluarga dan bantuan biaya hidup awal Rp5 juta per KK dari Kementerian Sosial (Kemensos).
Skema Penanganan Hunian
- Hunian sementara dapat dibangun di lokasi yang disiapkan pemerintah maupun di lahan rumah korban yang masih memiliki pondasi.
- Bagi warga yang tinggal sementara di rumah keluarga, tetap berhak menerima bantuan rumah tunggu hunian.
- Bagi korban banjir yang rumah sewanya hanyut terbawa arus, tetap dapat mengajukan diri sebagai penerima hunian tetap.
Bantuan dan Pendataan
- Pendataan kerugian di sektor pertanian, perkebunan, tambak, dan ternak masih berlangsung.
- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah mengidentifikasi sekolah terdampak banjir untuk segera diperbaiki, termasuk pendirian sekolah darurat.
Kepastian dari BNPB
Dengan kunjungan BNPB ini, masyarakat Gayo Lues mendapat kepastian bahwa hunian layak dan bantuan hidup akan segera diberikan, sebagai langkah nyata pemulihan pascabencana. Bupati Gayo Lues, Suhaidi, menegaskan bahwa seluruh persoalan masyarakat terdampak bencana akan dicarikan solusi.
"Semua ada penyelesaiannya, mohon bersabar. Jika ada kendala di lapangan, laporkan ke kepala desa, nanti akan diteruskan kepada kami," ujarnya.
Masyarakat Gayo Lues diharapkan dapat segera pulih dari dampak bencana ini dengan bantuan yang diberikan oleh pemerintah dan BNPB.
Dampak Jangka Panjang
- Pemulihan infrastruktur dan hunian yang layak.
- Pendataan kerugian untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
- Perbaikan sekolah untuk memastikan pendidikan tetap berjalan.
Nilai Edukasi
- Pentingnya kesabaran dan kerjasama dalam menghadapi bencana.
- Peran pemerintah dalam memberikan bantuan dan pemulihan pascabencana.
