News
Rupiah Melemah Dekati Rp17.000, Dampak ke Warga Aceh Terasa?
3 jam yang lalu
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah pada awal perdagangan Selasa (20/1/2027). Tekanan terhadap mata uang Garuda masih berlanjut seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap kondisi fiskal dalam negeri. Berdasarkan data perdagangan sekitar pukul 09.03 WIB, rupiah spot berada di posisi Rp16.988 per dolar AS, menunjukkan pelemahan sebesar 0,19 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp16.955 per dolar AS.
Pelemahan rupiah dipicu oleh faktor domestik, khususnya kekhawatiran pasar terhadap kesehatan fiskal Indonesia yang kembali mencuat. Hal ini tidak terlepas dari posisi defisit anggaran 2025 yang mendekati batas aman 3 persen, sementara penerimaan negara dinilai masih belum optimal. Kondisi ini menambah tekanan terhadap pergerakan mata uang rupiah.
Dampak Pelemahan Rupiah
- Harga Barang Impor: Pelemahan rupiah dapat meningkatkan harga barang impor, termasuk bahan pokok dan kebutuhan sehari-hari warga Aceh.
- Biaya Hidup: Meningkatnya harga barang impor berpotensi menambah beban biaya hidup masyarakat Aceh.
- Intervensi Bank Indonesia: Bank Indonesia (BI) telah melakukan intervensi untuk mengendalikan volatilitas, namun efektivitasnya terbatas.
- Defisit Fiskal: Analis memperingatkan bahwa defisit fiskal tahun ini berpotensi melebar melampaui batas hukum 3 persen, seiring upaya pemerintah meningkatkan belanja di tengah lemahnya penerimaan pajak.
Upaya Penopang Rupiah
- Suku Bunga Acuan: BI diperkirakan mempertahankan suku bunga acuan saat rapat kebijakan pada Rabu mendatang.
- Instrumen Kebijakan: BI mengerahkan berbagai instrumen untuk menahan pelemahan rupiah, termasuk penyesuaian penerbitan surat berharga bank sentral dan intervensi di pasar valuta asing.
- Pengelolaan Devisa: Rencana pemerintah untuk memperketat pengelolaan devisa hasil ekspor dinilai dapat memberikan bantalan bagi rupiah.
Pelemahan rupiah tidak hanya berdampak pada ekonomi nasional, tetapi juga pada kehidupan sehari-hari warga Aceh. Meningkatnya harga barang impor dan biaya hidup dapat menambah beban masyarakat, terutama bagi mereka yang bergantung pada barang-barang impor untuk kebutuhan sehari-hari.
