News
Tajuddin: Dari Aktivis Pemuda Banda Baro ke Ketua Komisi I DPRK Aceh Utara
3 jam yang lalu
Tajuddin, putra asli Banda Baro, kini menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRK Aceh Utara periode 2024–2029. Perjalanan kariernya dimulai dari aktivisme pemuda, kerja sosial, hingga pengalaman di berbagai organisasi dan lembaga. Ia dikenal sebagai sosok yang menjunjung tinggi nilai pendidikan dan pengabdian, serta memiliki kepekaan sosial sejak dini.
Tajuddin diharapkan dapat menjadi representasi pemimpin yang tumbuh dari bawah dan berorientasi pada solusi serta kepentingan publik.
Perjalanan Karier Tajuddin
- Aktivis Pemuda: Tajuddin mulai aktif dalam organisasi pemuda seperti Remaja Masjid Baitusshalihin dan KNPI.
- Pengalaman Kerja: Ia pernah menjadi karyawan PT Kertas Kraft Aceh (Persero) dan aktif dalam program pemberdayaan masyarakat seperti PNPM Mandiri dan Program Dana Desa sebagai Pendamping Lokal Desa (PLD).
- Karier Politik: Tajuddin terpilih sebagai Wakil Ketua Komisi V DPRK Aceh Utara periode 2019–2024 dan kini menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRK Aceh Utara periode 2024–2029.
Pendidikan dan Kehidupan Pribadi
- Pendidikan Formal: Tajuddin menyelesaikan pendidikan formalnya dari SD Negeri Ulee Nyeue, SLTP Swasta Banda Baro, dan SMU Negeri 2 Lhokseumawe. Ia melanjutkan studi ke Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe, dan kini sedang menempuh pendidikan magister di Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen.
- Kehidupan Pribadi: Tajuddin menjalani kehidupan keluarga yang harmonis dengan istrinya, Nur Aini, SP, MP (Kepala SMA Negeri 2 Muara Batu), dan memiliki satu putra dan satu putri.
Harapan dan Tantangan
- Harapan: Tajuddin diharapkan dapat menjadi representasi pemimpin yang tumbuh dari bawah dan berorientasi pada solusi serta kepentingan publik.
- Tantangan: Sebagai Ketua Komisi I DPRK Aceh Utara, Tajuddin akan menghadapi berbagai tantangan dalam perumusan kebijakan daerah, terutama dalam isu strategis seperti Hak Guna Usaha (HGU) dan industri.
