Wakil Ketua DPD Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia, Bahrul Fazal, menilai polemik penyesuaian Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) sebagai upaya sistematis untuk melemahkan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, dan merusak citra Partai Aceh. Ia menyoroti perubahan skema JKA melalui peraturan gubernur yang dinilai janggal dan berpotensi menabrak hierarki perundang-undangan.
Bahrul juga menduga ada pihak yang memanfaatkan kondisi gubernur yang tidak optimal untuk mengambil ruang di internal birokrasi. Ia mendesak gubernur untuk mengambil langkah tegas dan membentuk tim independen untuk menelusuri proses penyusunan draf Pergub yang memicu polemik.
Poin-Poin Penting
- Perubahan skema JKA melalui peraturan gubernur dinilai janggal dan berpotensi menabrak hierarki perundang-undangan.
- Upaya sistematis untuk melemahkan Gubernur Aceh dan merusak citra Partai Aceh.
- Momentum polemik yang dinilai tidak biasa, diduga ada pihak yang memanfaatkan kondisi gubernur yang tidak optimal.
- Desakan untuk langkah tegas dari gubernur, termasuk evaluasi internal pemerintahan dan pembentukan tim independen.
Bahrul menegaskan bahwa JKA merupakan bagian dari identitas politik dan komitmen Partai Aceh dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Karena itu, menurutnya tidak logis jika partai tersebut justru dikaitkan dengan pelemahan program tersebut.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaPemerintah Aceh Raih Predikat A- Reformasi Birokrasi, Empati Terhadap Warga Membangun
MODUSACEH.CO, Banda Aceh | Pemerintah Aceh mencatatkan, peningkatan kinerja reformasi birokrasi pada tahun 2025. Berdasarkan hasil evaluasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Refo
: Warga Pintu Rime Gayo Khawatir Tenang Korupsi BUMDESMA Rp 1,44 Miliar
BENER MERIAH - Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bener Meriah menahan Ilham Iskandar, tersangka kasus dugaan korupsi pengelolaan Dana Badan Usaha...
58 Huntara Penyintas Banjir di Aceh Utara Rusak Akibat Angin Kencang
Untuk warga yang Huntaranya rusak berat, sementara akan disiapkan tenda darurat di lokasi
Aceh: 149 Ribu Pengangguran, Harapan Anak Muda Meredud Aceh telah menikmati dua dekade perdamaian sejak MoU Helsinki, namun generasi yang lahir pasca‑konflik menghadapi realitas yang berbeda. Data BП
Dua dekade perdamaian melahirkan generasi yang selamat dari konflik, namun terperangkap dalam kemiskinan dan kebimbangan identitas.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.