News
Koalisi Sipil Aceh Nilai Perpanjangan Tanggap Darurat Bencana Tanda Kegagalan Negara
5 hari yang lalu
Banjir dan tanah longsor di Aceh terus berlanjut, dengan dampak yang semakin kompleks. Koalisi Sipil Aceh menilai perpanjangan tanggap darurat bencana sebagai tanda kegagalan negara dalam penanganan bencana secara serius dan menyeluruh.
Juru Bicara Koalisi Sipil Aceh, Alfian, menyatakan bahwa sejak awal bencana, pihaknya telah meminta Pemerintah Pusat untuk menetapkan status darurat bencana nasional. Namun, permintaan tersebut belum direspons, dan Pemerintah Pusat malah merekomendasikan perpanjangan status darurat di Aceh.
Dampak Bencana
- Ratusan ribu warga masih mengungsi
- Lebih dari seribu orang meninggal dunia
- Ratusan orang dilaporkan hilang
- Korban meninggal akibat kelaparan dan kedinginan
Ketidakkonsistenan Kebijakan
- Pemerintah Pusat menolak menetapkan status bencana nasional
- Pemerintah Pusat membentuk berbagai satuan tugas (satgas)
- Koalisi Sipil menilai Satgas sebagai upaya lari dari penetapan status bencana nasional
Desakan Koalisi Sipil
Koalisi Sipil Aceh mendesak Presiden Prabowo untuk segera menetapkan status darurat bencana nasional. Mereka menilai bahwa negara wajib hadir secara utuh, konsisten, dan bertanggung jawab, terutama ketika masa darurat terus diperpanjang dan dampak terhadap masyarakat semakin kompleks.
Kondisi Terkini
Di Aceh Utara, status transisi yang baru berlangsung dua hari kembali berubah menjadi tanggap darurat akibat curah hujan masih tinggi. Ini menunjukkan bahwa banjir dan tanah longsor di Sumatera belum pada tahapan pascabencana.
Koalisi Sipil Aceh terus memantau dan mendesak Pemerintah Pusat untuk mengambil langkah konkret dalam penanganan bencana ini. Mereka berharap bahwa dengan penetapan status darurat bencana nasional, penanganan bencana dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien.
Dengan kondisi yang semakin kompleks, Koalisi Sipil Aceh mengajak seluruh pihak untuk bersatu dan bekerja sama dalam penanganan bencana ini. Mereka berharap bahwa dengan kerja sama yang baik, dampak bencana dapat diminimalisir dan masyarakat Aceh dapat segera pulih dari bencana ini.
