Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Komisi II DPRA Bahas Dampak Bencana Hidrometeorologi di 18 Kabupaten/Kota Aceh

08 Januari 2026 23:13

Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menggelar rapat koordinasi bersama mitra kerja di Aula Serba Guna DPRA, Kamis (8/1/2026). Rapat ini membahas identifikasi dampak bencana hidrometeorologi dan rencana aksi penanganan pascabencana. Rapat dihadiri oleh Pimpinan dan Anggota Komisi II DPRA serta Asisten II Pemerintah Aceh sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bappeda Aceh, Dr Zulkifli, M.Si.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRA, Khairil Syahrial, ST, M.AP, dengan menghadirkan sejumlah mitra kerja strategis, antara lain Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh, Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Dinas Pangan Aceh, Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, Dinas Peternakan Aceh, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh, Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Aceh, serta Kantor Wilayah Perum Bulog Provinsi Aceh.

Dampak Bencana Hidrometeorologi

  • 200 kecamatan dan 3.038 gampong di 18 kabupaten/kota di Aceh terdampak bencana hidrometeorologi.
  • Deforestasi seluas 11.265 hektare, kerusakan lahan sawah seluas 53.519 hektare, kebun seluas 27.620 hektare, serta kematian ternak sebanyak 63.187 ekor.
  • Kerusakan hutan, lahan pertanian, peternakan, serta terganggunya mobilitas logistik pangan menjadi fokus pembahasan.

Rencana Aksi Penanganan

  • Pengumpulan kayu yang tertumpuk untuk kebutuhan rekonstruksi.
  • Penguatan sumber daya manusia bagi polisi hutan.
  • Mobilisasi bantuan logistik secara masif.
  • Alih fungsi lahan yang mengalami kerusakan akibat endapan lumpur melalui penanaman jagung.

Rapat Koordinasi ini akan ditindaklanjuti dengan pembahasan lebih lanjut dalam penyusunan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P). Komisi II DPRA berkomitmen untuk kembali melakukan pembahasan secara terfokus bersama masing-masing dinas terkait guna mengoptimalkan penanganan dampak bencana hidrometeorologi di Aceh.

Komitmen Pemulihan

Komisi II DPRA menekankan pentingnya identifikasi menyeluruh terhadap kabupaten/kota yang terdampak dan mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi. Saat ini telah memasuki hari ke-44 pascabencana, sehingga seluruh dinas terkait dituntut untuk segera menyusun dan melaksanakan rencana aksi yang konkret.

"Setiap dinas harus kompak dan saling bersinergi, dengan mengutamakan pemulihan kerusakan serta percepatan pemulihan ekonomi masyarakat," tegas Khairil Syahrial.

Komisi II DPRA Bahas Dampak Bencana Hidrometeorologi di 18 Kabupaten/Kota Aceh
0123456789