KembaliBerita

Aceh Jadi Laboratorium Dunia untuk Ketahanan Bencana di Konferensi UIA DR3 2026

Ditulis oleh

serambinews.com

Tanggal

19 April 2026
Aceh Jadi Laboratorium Dunia untuk Ketahanan Bencana di Konferensi UIA DR3 2026

Konferensi internasional tentang ketahanan bencana, UIA DR3 2026, resmi ditutup di Banda Aceh. Acara ini menghadirkan pakar arsitektur dari berbagai negara untuk belajar dari pengalaman Aceh dalam menghadapi bencana.

Selama tiga hari, para peserta membahas strategi arsitektur dalam menghadapi risiko bencana, membangun ketahanan, serta merancang pemulihan pascabencana. Banda Aceh dipilih sebagai tuan rumah karena pengalaman panjangnya menghadapi bencana besar.

Diskusi dan Hasil Konferensi

  • Strategi Arsitektur: Para peserta membahas strategi arsitektur dalam menghadapi risiko bencana dan membangun ketahanan.
  • Kunjungan Lapangan: Peserta melakukan kunjungan lapangan ke lokasi yang pernah dilanda tragedi.
  • Deklarasi: Hasil dan rekomendasi dari konferensi akan dibawa ke UIA untuk dikembangkan.

Apresiasi terhadap Masyarakat Aceh

  • Ketangguhan Masyarakat: Aimee Roslan, Ketua Penyelenggara, mengagumi ketangguhan masyarakat Aceh dalam pemulihan pascabencana.
  • Dukungan Masyarakat: Masyarakat Aceh antusias menyambut para pakar untuk bertukar pikiran dan transfer pengetahuan.

Penutupan Konferensi

  • Penandatanganan Deklarasi: Acara ditutup dengan penandatanganan deklarasi oleh berbagai perwakilan organisasi arsitek dunia.
  • Apresiasi Peserta: Yolanda David-Reyes, Co-Director UIA, memberikan apresiasi kepada seluruh peserta atas komitmen mereka terhadap ketahanan dan pemulihan.
#Aceh#Berita#Sosial
Bagikan

Baca Sumber Asli

Ingin memverifikasi informasi lebih lanjut?

Kunjungi Website