Aceh masuk dalam sepuluh besar provinsi penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Hal ini disampaikan oleh Koordinator Prodi Doktor Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (DPIPS) Pascasarjana Universitas Syiah Kuala (USK), Dr Muhammad Aulia. Ia menyatakan bahwa ini merupakan prestasi yang patut disyukuri dan akan terus dimaksimalkan agar semakin banyak generasi muda Aceh yang dapat melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi.
Dalam kegiatan kolaborasi antara Sekolah Pascasarjana USK dengan Mata Garuda Aceh, sebanyak 45 peserta dari seluruh Aceh yang dinyatakan lulus administrasi akan mengikuti seleksi wawancara pada awal Mei 2026 secara daring. Kegiatan workshop dan sharing session diadakan untuk mempersiapkan peserta menghadapi seleksi tersebut.
Prestasi dan Tantangan
- Aceh masuk sepuluh besar provinsi penerima beasiswa LPDP.
- 45 peserta dari seluruh Aceh siap mengikuti seleksi wawancara.
- Banda Aceh mempertahankan peringkat kedua Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia.
- Masih banyak kerja keras yang perlu dilakukan untuk daerah seperti Subulussalam, Simeulue, dan Aceh Barat Daya.
Persiapan Seleksi
- Kegiatan workshop dan sharing session diadakan untuk mempersiapkan peserta.
- Simulasi wawancara akan dilakukan untuk mempersiapkan peserta menghadapi seleksi.
- Pembicara dari alumni yang sudah studi di luar negeri dan dalam negeri hadir untuk berbagi pengalaman.
Harapan untuk Aceh
Ketua Mata Garuda Aceh, Wildan Sani Rasyid, menegaskan bahwa kegiatan serupa harus lebih masif dilakukan demi Aceh yang lebih inklusif dan merata perkembangannya. Dengan semakin banyak generasi muda Aceh yang melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi, diharapkan dapat mendukung bonus demografi Indonesia Emas pada tahun 2045.
Baca Sumber Asli
Ingin memverifikasi informasi lebih lanjut?

