Timeline Aceh
ajnn.net
ajnn.net

Warga Aceh Timur Mulai Tempati Huntara, 430 KK Dapat Dana Tunggu

6 jam yang lalu

Banjir besar yang melanda Aceh Timur meninggalkan dampak yang signifikan bagi masyarakat setempat. Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky mengumumkan bahwa sebagian warga korban banjir mulai menempati rumah hunian sementara (Huntara) pada Jumat, 16 Januari 2026. Namun, masih ada 430 kepala keluarga yang belum bersedia menempati Huntara dan akan menerima dana tunggu hunian (DTH) sebesar Rp 600 ribu per bulan.

Pemerintah Aceh Timur berupaya mempercepat pembangunan Huntara sebelum memasuki bulan Ramadhan. Kolaborasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjadi kunci dalam percepatan ini. Setelah Huntara rampung, pemerintah berencana melanjutkan pembangunan hunian tetap (Huntap) dengan anggaran Rp 60 juta per unit.

Kondisi Saat Ini

  • Sebagian warga mulai menempati Huntara di Gampong Pante Rambong, Kecamatan Pante Bidari.
  • 430 KK belum bersedia menempati Huntara dan akan menerima DTH.
  • 200 KK dari total 430 KK telah menerima transfer dana DTH.

Rencana Pemerintah

  • Pembangunan Huntara tersebar di 19 kecamatan terdampak bencana.
  • Setelah Huntara rampung, pemerintah akan membangun hunian tetap dengan anggaran Rp 60 juta per unit.
  • Verifikasi ketat dilakukan oleh tim yang melibatkan mahasiswa teknik, BNPB, BPBD, kejaksaan, dan kepolisian.

Bantuan dari BNPB

  • BNPB membangun 600 unit hunian tetap di Aceh Timur.
  • Jumlah total rumah rusak di Aceh Timur mencapai 3.843 unit.
  • Sisanya akan dibangun oleh Danantara dan masih dalam proses pengerjaan.

Dengan adanya Huntara dan DTH, diharapkan masyarakat korban banjir dapat segera pulih dan memulai kehidupan baru. Pemerintah terus berupaya untuk memastikan bahwa semua warga terdampak mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan.

Dampak Jangka Panjang

  • Huntara dan Huntap diharapkan dapat memberikan solusi jangka panjang bagi warga korban banjir.
  • Pembangunan hunian tetap dengan anggaran yang cukup besar menunjukkan komitmen pemerintah dalam pemulihan pasca-bencana.
  • Kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk BNPB, menunjukkan upaya bersama dalam menangani dampak banjir.
Warga Aceh Timur Mulai Tempati Huntara, 430 KK Dapat Dana Tunggu