News
Ratusan Warga Peusangan Siblah Krueng Masih Mengungsi Akibat Banjir Bandang
4 hari yang lalu
Ratusan warga di Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, masih bertahan di berbagai lokasi pengungsian hingga Sabtu (10/1/2026). Meski sebagian warga mencoba kembali ke rumah untuk membersihkan sisa lumpur, kondisi rumah yang belum layak hunian membuat mereka harus kembali ke posko pengungsian setiap malam.
Posko pengungsian tersebar di masjid, meunasah, dan tenda darurat yang didirikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Warga yang terdampak berasal dari 21 desa di sekitar aliran Sungai Krueng Peusangan, dengan 1.770 unit rumah yang mengalami kerusakan.
Dampak Banjir Bandang
- 1.770 unit rumah terdampak banjir bandang di 21 desa.
- Beberapa desa mengalami kerusakan parah, seperti Desa Cot Geulumpang Baroh, Desa Cot Geulumpang Tunong, dan Desa Cot Geulumpang Cut.
- Lima desa tidak mengalami kerusakan rumah sama sekali, menunjukkan variasi intensitas banjir.
Kondisi Pengungsian
- Warga mengandalkan bantuan logistik dari pemerintah daerah, BNPB, dan relawan.
- Kehidupan di pengungsian berjalan dengan segala keterbatasan.
- Proses pembersihan rumah diperkirakan memakan waktu lama akibat tebalnya endapan lumpur dan besarnya jumlah rumah yang rusak.
Upaya Pemulihan
- Warga berusaha membersihkan rumah yang terendam lumpur tebal.
- Bantuan dari berbagai pihak terus mengalir untuk mendukung proses pemulihan.
- Pemerintah daerah dan BNPB terus memantau kondisi dan memberikan dukungan yang diperlukan.
Kondisi ini menunjukkan pentingnya upaya kolektif dalam menghadapi bencana alam dan pemulihan pasca-bencana di Aceh. Warga diharapkan dapat segera kembali ke rumah mereka dengan kondisi yang lebih baik dan aman.
Proses pemulihan pasca-bencana memerlukan waktu dan dukungan dari semua pihak. Warga Peusangan Siblah Krueng berharap dapat segera kembali ke kehidupan normal dan membangun kembali rumah mereka yang rusak akibat banjir bandang.
Dukungan dari pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses pemulihan dan membantu warga yang terdampak banjir bandang di Bireuen.
