News
37 KK Banjir Lhokseumawe Terima Dana Tunggu Hunian Rp 600 Ribu per Bulan
13 Januari 2026 18:00
Banjir yang melanda Lhokseumawe meninggalkan dampak signifikan bagi warga, terutama dalam hal tempat tinggal. Sebanyak 37 dari 72 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak banjir telah menerima bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) Tahap I sebesar Rp 600 ribu per bulan selama tiga bulan. Dana ini disalurkan melalui Bank Syariah Indonesia (BSI) dan dapat digunakan untuk menyewa tempat tinggal atau memenuhi kebutuhan dasar sambil menunggu penyediaan hunian tetap.
Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, menyatakan bahwa DTH ini merupakan langkah awal untuk memastikan warga tidak berlarut-larut berada dalam kondisi darurat. Pemerintah Kota Lhokseumawe terus mengawal proses penanganan pascabencana bersama Pemerintah Pusat untuk memastikan pemulihan berjalan cepat dan berkelanjutan.
Detail Bantuan
- Jumlah KK penerima DTH Tahap I: 37 dari 72 KK terdampak
- Besaran DTH: Rp 600 ribu per bulan selama tiga bulan
- Tujuan DTH: Menyewa tempat tinggal atau memenuhi kebutuhan dasar
- Durasi bantuan: Hingga Februari 2026
Langkah Selanjutnya
- Pemerintah Kota Lhokseumawe dan BNPB akan terus berkoordinasi untuk pemulihan pascabencana
- Akan ada bantuan lanjutan setelah hunian tersedia, termasuk perabotan dan dukungan pengembangan ekonomi bagi warga
- Warga yang telah menerima DTH secara bertahap tidak lagi menempati tenda pengungsian
Pernyataan Resmi
Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, menekankan pentingnya pemulihan pascabencana yang terukur, cepat, dan berkelanjutan. Sementara itu, perwakilan BNPB, Kolonel Inf Hery Setiono, menyebutkan bahwa pemerintah pusat telah menyiapkan skema hunian sementara dan hunian tetap bagi warga dengan kategori kerusakan berat.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan warga terdampak banjir di Lhokseumawe dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa. Pemerintah terus berupaya untuk memastikan bahwa proses pemulihan berjalan dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan warga.
Dampak Jangka Panjang
- Pemulihan kondisi tempat tinggal warga terdampak banjir
- Peningkatan kesejahteraan dan keamanan warga
- Dukungan pengembangan ekonomi bagi warga terdampak
- Pemulihan stabilitas sosial dan keamanan di Lhokseumawe
