Timeline Aceh
aceh.antaranews.com
aceh.antaranews.com

600 Unit Huntara Nyaman untuk Korban Banjir Aceh Tamiang Siap Ditinggali

19 jam yang lalu

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari memastikan kenyamanan hunian sementara (huntara) bagi korban banjir di Kabupaten Aceh Tamiang sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto. Dalam kunjungannya ke Desa Simpang Opak, Kecamatan Karang Baru, Qodari mengecek progres pemulihan pascabencana banjir, termasuk penyediaan hunian sementara dan hunian tetap.

Qodari menjelaskan bahwa huntara yang disiapkan sebanyak 600 unit sudah dilengkapi dengan plafon untuk mengurangi panas, serta fasilitas pendukung seperti dapur umum, klinik kesehatan, dan tempat bermain anak. Lokasi huntara di Simpang Opak dipilih karena strategis, dekat dengan jalan raya, masjid besar, perumahan, dan warung.

Kondisi Huntara dan Pemindahan Pengungsi

  • 600 unit huntara sudah selesai dibangun dalam waktu dua pekan.
  • 154 keluarga dari Desa Sukajadi, Kecamatan Karang Baru, sudah pindah ke huntara pada Kamis (15/1) sore.
  • Pemindahan dilakukan bergelombang untuk memastikan kenyamanan.
  • Huntara dilengkapi dengan ranjang, dapur umum, klinik kesehatan, dan tempat bermain anak.

Tanggapan Penyintas Bencana

Yandra Saputra, salah satu penyintas bencana banjir Aceh Tamiang, menyambut baik pemindahan ke huntara. Ia mengungkapkan bahwa tinggal di huntara lebih nyaman dibandingkan di tenda, karena tidak panas dan lebih representatif.

Rencana Pemulihan Jangka Panjang

Di sebelah huntara, sedang dibangun hunian tetap untuk korban banjir. Hal ini bertujuan untuk memudahkan pemindahan dari huntara ke hunian tetap di masa mendatang. Pemerintah setempat dan pihak terkait terus berkoordinasi untuk memastikan pemulihan pascabencana berjalan lancar dan efektif.

Dengan adanya huntara yang nyaman dan strategis, diharapkan korban banjir dapat segera pulih dan kembali beraktivitas dengan normal. Pemerintah juga terus memantau kondisi huntara dan memastikan fasilitas yang ada berfungsi dengan baik untuk kenyamanan warga.

Pemulihan pascabencana banjir di Aceh Tamiang menjadi prioritas, dengan fokus pada penyediaan hunian yang layak dan fasilitas pendukung untuk memenuhi kebutuhan dasar korban bencana.

600 Unit Huntara Nyaman untuk Korban Banjir Aceh Tamiang Siap Ditinggali