News
KSP Ajari Siswa Aceh Tamiang Berhitung dan Beri Bantuan Alat Tulis
1 hari yang lalu
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari mengunjungi Sekolah Dasar Negeri 1 (SDN 1) Karang Baru di Kabupaten Aceh Tamiang. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau proses belajar mengajar di sekolah darurat bencana dan memberikan bantuan berupa tas, buku, dan alat tulis kepada para siswa.
Selama kunjungan, KSP Muhammad Qodari mengajari siswa kelas satu berhitung tambah-tambah dan memberikan semangat kepada para murid dengan yel-yel dan nyanyian sebagai bentuk trauma healing. Ia juga melihat kondisi sekolah yang masih belum pulih sepenuhnya, dengan beberapa kelas kosong dan plafon bolong-bolong.
Kondisi Sekolah Pasca Bencana
- 85% sekolah di Aceh Tamiang terdampak banjir, dengan 50% sudah dibersihkan oleh TNI/Polri dan relawan.
- Aktivitas belajar masih standar darurat, siswa tidak harus mengenakan seragam dan boleh menggunakan fasilitas lain seperti mushala, rumah, atau tenda.
- 7 sekolah masih mendirikan tenda, terutama sekolah di pedalaman.
Bantuan dan Harapan
- KSP Muhammad Qodari menyalurkan bantuan berupa tas, buku, dan alat tulis kepada siswa.
- Ia berharap anak-anak sekolah tetap semangat dan segera kembali pada kehidupan normal.
- Kepala Disdikbud Aceh Tamiang, Sepriyanto, menyatakan bahwa progres pembersihan terus dilakukan.
Kepala SDN 1 Karang Baru, Neti Surya, merasa senang dan bangga dengan kunjungan pejabat setingkat pusat. Ia menyatakan bahwa sekolah membutuhkan sarana dan prasarana yang rusak pasca terendam banjir. Bantuan yang diberikan oleh KSP Muhammad Qodari sangat dibutuhkan oleh siswa dan menjadi motivasi bagi sekolah.
Dengan kunjungan ini, diharapkan proses pemulihan sekolah dan semangat belajar siswa dapat meningkat, sehingga aktivitas belajar mengajar dapat kembali normal secepatnya.
Dampak Jangka Panjang
- Kunjungan pejabat pusat dapat meningkatkan motivasi dan semangat belajar siswa.
- Bantuan alat tulis dan buku dapat membantu siswa dalam proses belajar mengajar.
- Pemulihan sarana dan prasarana sekolah dapat mempercepat normalisasi aktivitas belajar mengajar.
