Langsa tidak terdaftar sebagai penerima Beasiswa Bencana Aceh tahun 2026, walaupun kerugian di sektor pendidikan akibat banjir akhir 2025 tercatat mencapai Rp125,1 miliar. Keputusan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai keadilan dan akurasi data yang digunakan dalam penentuan hak penerima.
Prof. Mohd Nasir, pakar pendidikan IAIN Langsa, menegaskan bahwa distribusi bantuan harus didasarkan pada tingkat kerentanan dan kerusakan teknis, bukan pada faktor administrasi yang dapat menyimpang dari fakta lapangan. Ia menambahkan bahwa mekanisme yang kurang terintegrasi berpotensi menimbulkan kesenjangan baru bagi generasi muda.
Data Kerusakan dan Ketimpangan Distribusi
- Kerugian pendidikan di Langsa tercatat Rp125,1 miliar, mencakup kerusakan fasilitas dan gangguan proses belajar mengajar.
- Program Beasiswa Bencana Aceh 2026 mencakup 18 kabupaten/kota sebagai penerima, antara lain Aceh Tamiang, Aceh Utara, Nagan Raya, Aceh Tengah, dan Kota Lhokseumawe.
- Langsa tidak termasuk dalam daftar tersebut, meski nilai kerugiannya termasuk yang terbesar di provinsi.
- Prinsip manajemen bencana dalam sektor pendidikan menegaskan bahwa bantuan harus diberikan berdasarkan tingkat kerusakan dan kebutuhan, bukan ketidaktepatan verifikasi.
- Tanpa dukungan finansial, ribuan siswa dan mahasiswa dari keluarga yang penghasilannya terganggu berisiko berhenti sekolah.
- Revisasi proses verifikasi data dan sinkronisasi antara satuan kerja daerah dan provinsi diperlukan agar alokasi bantuan sesuai dengan kebutuhan sejati.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaLulusan S1–S3 di Aceh menghadapi pengangguran 8,68%","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":80,"Evidence":85,"LongTermValue":80,"Education":70,"FinalScore":82,"Summary":"Tingkat pengangguran diช
Pengangguran masih menjadi persoalan serius di Aceh. Setiap tahun jumlah sarjana lulusan Perguruan Tinggi (PT), dari S1 hingga S3 terus bertambah.
Pengangguran Aceh Naik 7.430 Orang, Warga Khawatir Ekonomi Lokal
“Sebanyak 64,15 persen penduduk bekerja berada pada kegiatan informal, sedangkan pekerja formal sebesar 35,85 persen.” AGUS ANDRIA
:null? Wait Title must be string. Provide the title we decided.
Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh akan menerima pendanaan ratusan miliar melalui skema Pinjaman dan Hibah Luar Negeri (PHLN).
: Warga Banda Aceh khawatir: 34 daycare ilegal, anak berisiko
Pertemuan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di salah satu day care di Banda Aceh...


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.