News
18 Keuchik Sabang Dilantik, Wali Kota Tekankan Disiplin dan Transparansi Anggaran
1 hari yang lalu
Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam, resmi melantik 18 keuchik baru pada Rabu (14/1/2026). Pelantikan ini menandai dimulainya masa jabatan para keuchik terpilih yang dipilih secara demokratis dan kondusif. Dalam sambutannya, Wali Kota menekankan bahwa jabatan keuchik adalah amanah besar yang memerlukan integritas dan disiplin tinggi.
Wali Kota Sabang juga menyoroti penurunan dana gampong sebesar 59% pada tahun 2026. Hal ini menjadi tantangan awal bagi para keuchik dalam mengelola pemerintahan gampong. Mereka diharapkan untuk menyusun APBG dengan skala prioritas yang ketat dan fokus pada kebutuhan dasar masyarakat.
Tantangan dan Harapan
- Penurunan Dana Gampong: Dana gampong mengalami penurunan signifikan, sehingga keuchik harus mengelola anggaran dengan bijak.
- Program Prioritas: Koperasi Desa Merah Putih, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi fokus utama.
- Transparansi dan Akuntabilitas: Wali Kota menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan gampong.
- Optimalisasi BUMG: Diharapkan para keuchik dapat mengoptimalkan peran BUMG melalui inovasi dan penggalian potensi lokal.
Wali Kota Sabang juga berencana memberikan penghargaan bagi gampong terbersih sebagai motivasi untuk mewujudkan lingkungan gampong yang bersih dan tertata. Ia mengingatkan para keuchik untuk menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat dalam menjalankan amanah pemerintahan.
Pesan Wali Kota
- Disiplin Waktu: Para keuchik harus menjaga disiplin waktu dalam menjalankan tugas.
- Kehati-hatian Anggaran: Penyusunan dan pelaksanaan anggaran gampong harus dilakukan dengan kehati-hatian.
- Integritas Aparatur: Menjauhi segala bentuk penyimpangan dan menjaga kepercayaan masyarakat.
Dengan tantangan yang ada, Wali Kota Sabang berharap para keuchik dapat bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan pemerintahan gampong yang efektif dan transparan.
Dampak Jangka Panjang
- Peningkatan Kualitas Pelayanan: Fokus pada kebutuhan dasar masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik.
- Penguatan Ekonomi Gampong: Optimalisasi BUMG dan penggalian potensi lokal dapat memperkuat ekonomi gampong.
- Lingkungan Bersih: Program penghargaan gampong terbersih diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan tertata.
