News
Lapak Liar di Pasar Langsa Ganggu Ketertiban dan Ekonomi Warga
02 Januari 2026 09:02
Maraknya pembangunan lapak pedagang liar di kawasan Pasar Kota Langsa menuai sorotan dari pengelola pusat perbelanjaan Langsa Town Square (Latos). Sures, pengelola Latos, menilai Pemerintah Kota (Pemko) Langsa terkesan abai dan membiarkan praktik tersebut terus berlangsung. Lapak-lapak ilegal yang diduga dibangun oleh oknum preman pasar kini menjamur di sekitar gedung Latos, bahkan hingga memenuhi badan jalan dan memicu kemacetan lalu lintas.
Sures menyebutkan bahwa lapak-lapak tersebut berdiri di badan jalan dan diduga diperjualbelikan dengan harga mencapai 5 juta per unit. Keberadaan lapak liar tidak hanya melanggar ketertiban umum, tetapi juga mulai merambah ke area lahan Latos, membuat kawasan pusat perbelanjaan tampak kumuh dan tidak tertata.
Dampak Lapak Liar
- Kemacetan lalu lintas akibat lapak yang memenuhi badan jalan.
- Gangguan akses bagi pembeli dan pedagang resmi.
- Ketidaknyamanan bagi pengunjung dan pedagang yang telah memenuhi kewajiban pajak.
- Potensi kerugian bagi pedagang kecil yang berjualan secara jujur saat penertiban dilakukan.
Harapan Pengelola Latos
Sures berharap Pemko Langsa segera melakukan penertiban tanpa tebang pilih dan menyediakan ruang usaha yang layak bagi pedagang. Ia juga menyoroti sikap Satpol PP yang dinilai tidak mengambil tindakan tegas meski petugas rutin berada di kawasan Pasar Langsa. Sures menegaskan bahwa budaya premanisme tidak pernah menjadi bagian dari tradisi Aceh dan pemerintah harus menciptakan lingkungan perdagangan yang aman dan nyaman bagi semua pihak.
Tren Positif Ekonomi Langsa
Sures mengingatkan bahwa perekonomian Kota Langsa saat ini tengah menunjukkan tren positif, salah satunya didorong oleh meningkatnya aktivitas perdagangan pascabanjir. Ia berharap pertumbuhan ekonomi ini dinikmati masyarakat dengan aturan yang tertib dan adil, tanpa gangguan dari praktik ilegal yang merugikan banyak pihak.
Dengan adanya penertiban dan penyediaan ruang usaha yang layak, diharapkan dapat menciptakan lingkungan perdagangan yang lebih baik dan mendukung pertumbuhan ekonomi Kota Langsa.
