News
Banjir Rendam 5 Gampong di Laweung-Pidie, Tebing Waduk Longsor
08 Januari 2026 13:20
Hujan deras yang turun terus menerus sejak dini hari, Kamis (8/1/2026), menyebabkan banjir di lima gampong di Kecamatan Muara Tiga (Laweung), Pidie. Kelima gampong yang terendam banjir adalah Gampong Mesjid, Cot, Kupula, Tgk Di Laweung, dan Pawod. Ketinggian air dilaporkan melewati lutut orang dewasa, dan debit air yang tinggi telah menerobos badan jalan hingga rumah warga.
Camat Muara Tiga, Mustafa, meminta warga tetap waspada dan tidak panik. Ia juga mengimbau warga untuk segera melaporkan jika ada yang terjebak banjir agar dapat dilakukan evakuasi. Selain banjir, hujan terus menerus juga menyebabkan tebing Waduk Lhok Keumeudee di Kecamatan Batee longsor, yang berpotensi jebol.
Dampak Banjir di Laweung-Pidie
- 5 gampong terendam: Gampong Mesjid, Cot, Kupula, Tgk Di Laweung, dan Pawod.
- Ketinggian air: Melewati lutut orang dewasa.
- Debit air tinggi: Menerobos badan jalan hingga rumah warga.
- Belum ada pengungsi: Hingga kini, belum ada laporan warga yang mengungsi.
Longsor di Tebing Waduk Lhok Keumeudee
- Lokasi: Kecamatan Batee, Pidie.
- Potensi bahaya: Tebing waduk longsor dan berpotensi jebol.
- Harapan warga: Perhatian dinas terkait untuk meninjau waduk.
Camat Muara Tiga meminta warga untuk tetap waspada dan melaporkan jika ada yang terjebak banjir. Hujan masih terus mengguyur Kabupaten Pidie, dan belum ada informasi tentang kecamatan lain yang mengalami banjir. Warga berharap agar dinas terkait segera meninjau waduk yang longsor untuk mencegah potensi bahaya lebih lanjut.
Upaya Penanganan
- Koordinasi dengan keuchik dan kecamatan: Untuk evakuasi jika diperlukan.
- Pemantauan terus menerus: Terhadap kondisi banjir dan longsor.
- Peringatan dini: Warga diimbau untuk tetap waspada dan tidak panik.
Dengan kondisi ini, warga diharapkan untuk tetap tenang dan mengikuti instruksi dari pihak berwenang. Pemantauan terus dilakukan untuk memastikan keselamatan warga dan mencegah dampak yang lebih buruk.
Dampak Jangka Panjang
- Potensi kerusakan infrastruktur: Jalan dan rumah warga yang terendam banjir.
- Kesehatan warga: Risiko penyakit akibat banjir.
- Ekonomi lokal: Dampak terhadap aktivitas warga dan UMKM di daerah terdampak.
Dengan adanya banjir dan longsor ini, diharapkan pemerintah daerah dan dinas terkait dapat segera mengambil langkah-langkah untuk mengatasi masalah ini dan mencegah dampak yang lebih buruk di masa depan.
