Lebih dari 300 kepala keluarga di Gampong Leubok Pusaka, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, masih bertahan di gubuk darurat beratap dan berdinding terpal. Banjir yang melanda akhir November 2025 menyebabkan kerusakan parah pada lebih dari 400 rumah, menghancurkan hunian warga dan memaksa mereka tinggal di tempat yang tidak layak huni.
Keuchik Leubok Pusaka, Janni, menyatakan bahwa dari 764 kepala keluarga, 560 KK terdampak banjir, dengan sebagian besar rumah mengalami kerusakan berat atau hanyut terbawa arus. Warga yang masih tinggal di gubuk darurat menghadapi kesulitan ekonomi, keterbatasan air bersih, dan sanitasi yang layak, terutama menjelang akhir Ramadan.
Dampak Banjir terhadap Kehidupan Warga
- Hunian Darurat: Warga tinggal di gubuk terpal yang dibangun secara swadaya, tersebar di berbagai titik, membuat penanganan bantuan menjadi tidak merata.
- Dampak Ekonomi: 80 persen warga kehilangan mata pencaharian utama karena lahan pertanian rusak parah.
- Bantuan Pemerintah: Bantuan yang dijanjikan, seperti jatah hidup Rp 15 ribu per jiwa per hari, bantuan tunggu hunian Rp 600 ribu per KK per bulan, dan bantuan pemulihan ekonomi Rp 5 juta, belum sepenuhnya diterima warga.
- Keterbatasan Fasilitas: Warga mengeluhkan kesulitan mendapatkan air bersih dan sanitasi yang layak di hunian darurat.
Penanganan Pemerintah dan Harapan Warga
Pelaksana Tugas BPBD Aceh Utara, Fauzan, mengakui bahwa pembangunan hunian sementara telah mencapai 80 persen, namun masih ada 20 persen warga yang belum tertampung. Pemerintah daerah sedang fokus pada validasi data korban dan penyesuaian lokasi relokasi agar tidak jauh dari permukiman asal warga.
Warga berharap pembangunan hunian dapat segera dipercepat agar mereka dapat memulihkan kehidupan sosial dan ekonomi. Tanpa tempat tinggal yang layak, warga kesulitan untuk kembali beraktivitas dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita:null? Wait Title must be string. Provide Title string. Let's craft final Title:
Pembubaran dilakukan setelah massa aksi Aliansi Rakyat Aceh bertahan melewati batas waktu penyampaian pendapat di muka umum
: Polres Langsa Musnahkan 2,5 kg Sabu, Cegah 20 Ribu Pengguna
KBA.ONE, LANGSA – Kepolisian Resor (Polres) Langsa, Aceh, memusnahkan sebanyak 2.511,17 gram narkotika jenis sabu hasil pengungkapan enam kasus selama periode Januari hingga April 2026. Pemu
:null? Wait we need correct JSON. Provide Title string. Title:
Demo mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Aceh (ARA) di kantor Gubernur Aceh berakhir ricuh dan polisi membubarkan secara paksa pengunjuk rasa menggunakan water cannon dan gas
Warga Aceh Khawatir Saat Polisi Tangkap Puluhan Demo Anti-JKA
Kendaraan taktis milik kepolisian juga tampak terparkir di depan utama kantor gubernur.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.