News
Dua Desa di Nagan Raya Masih Gelap, PLN Pasang Genset untuk Pengungsi
5 hari yang lalu
Banjir bandang yang melanda Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya, pada 26 November 2025 lalu masih meninggalkan dampak yang signifikan. Dua dari empat desa yang terdampak, yaitu Kuta Tengoh dan Babah Suak, masih belum teraliri listrik karena infrastruktur yang hancur. PLN menyediakan genset untuk penerangan sementara di lokasi pengungsi dengan durasi menyala selama 6 jam sehari.
Sementara itu, dua desa lainnya, Blang Meurandeh dan Blang Puuk, sudah mulai teraliri listrik setelah PLN memperbaiki jaringan listrik yang rusak. PLN berharap bahwa semua desa akan kembali menyala dalam waktu dekat. Selain itu, jembatan bailey telah dibangun untuk mengakses Takengon, Aceh Tengah, yang sempat terputus total selama sebulan lebih akibat banjir bandang.
Dampak Banjir Bandang
- Dua desa masih gelap: Kuta Tengoh dan Babah Suak belum teraliri listrik karena infrastruktur yang hancur.
- Genset untuk pengungsi: PLN menyediakan genset untuk penerangan sementara di lokasi pengungsi dengan durasi menyala selama 6 jam sehari.
- Dua desa sudah menyala: Blang Meurandeh dan Blang Puuk sudah mulai teraliri listrik setelah perbaikan jaringan.
Pemulihan Infrastruktur
- Jembatan bailey: Dibangun untuk mengakses Takengon, Aceh Tengah, yang sempat terputus total selama sebulan lebih.
- Huntara untuk pengungsi: Hunian sementara sedang dibangun di lokasi relokasi yang telah disiapkan Pemkab Nagan Raya.
Harapan ke Depan
- PLN berharap bahwa semua desa akan kembali menyala dalam waktu dekat.
- Pemkab Nagan Raya terus berupaya memulihkan infrastruktur dan menyediakan hunian sementara bagi pengungsi.
Dengan adanya jembatan bailey, akses ke Takengon, Aceh Tengah, diharapkan dapat normal kembali, memudahkan distribusi bantuan dan pemulihan pasca-bencana.
Data Penting
- Durasi genset: 6 jam sehari
- Kapasitas jembatan bailey: Maksimal 18 ton
- Tanggal bencana: 26 November 2025
- Tanggal peresmian jembatan bailey: Rabu, 7 Januari 2026
Pemulihan pasca-bencana masih berlangsung, dengan fokus pada pemulihan infrastruktur dan penyediaan hunian sementara bagi pengungsi.
