News
Mahasiswa Aceh Desak DPRA Tetapkan Bencana Nasional dalam 3 Hari
31 Desember 2025 10:48
Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Aceh Bergerak menggelar aksi demonstrasi di Gedung DPRA, Banda Aceh, Selasa (30/12/2025). Mereka menuntut penetapan status bencana nasional untuk banjir dan tanah longsor di Aceh. Para mahasiswa berkonvoi dari Stadion Haji Dimurthala Lampineung menuju Gedung DPRA menggunakan mobil bak terbuka dan puluhan sepeda motor.
Koordinator Aksi, Ali Hasyimi, menyatakan bahwa penetapan status bencana nasional sangat penting bagi Aceh. Kondisi pemulihan diperkirakan akan memakan waktu lebih dari lima tahun tanpa status tersebut. Mahasiswa memberi ultimatum 3x24 jam kepada DPRA untuk menyurati pemerintah pusat.
Tuntutan Mahasiswa
- Penetapan status bencana nasional untuk Aceh
- DPRA segera menyurati pemerintah pusat
- Ultimatum 3x24 jam untuk tindak lanjut
- Kondisi pemulihan diperkirakan memakan waktu lebih dari lima tahun
Dukungan dari DPRA
Beberapa anggota DPRA, termasuk Iskandar Ali, Hasballah, dan Arif Fadillah, menyambut para demonstran dan menandatangani petisi. Anggota Komisi III, Hasballah, menyatakan bahwa apa yang dirasakan mahasiswa juga dirasakan oleh para dewan di DPRA. Dari 81 anggota DPRA, hanya tiga yang berada di Banda Aceh, karena sisanya membantu korban bencana di daerah.
Aksi demonstrasi berlangsung damai dan berakhir sekitar pukul 17.14 WIB setelah pembacaan doa yang dipimpin Kapolsek Kuta Alam, AKP Suriya. Mahasiswa berharap bahwa tuntutan mereka akan segera ditindaklanjuti untuk mempercepat pemulihan kondisi di Aceh.
Dampak Jangka Panjang
- Pemulihan kondisi di Aceh akan lebih cepat dengan status bencana nasional
- Bantuan asing dapat lebih mudah masuk tanpa hambatan mekanisme
- Kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Aceh akan lebih stabil
- Pemulihan infrastruktur dan lingkungan akan lebih terjamin
Mahasiswa dan masyarakat Aceh berharap bahwa pemerintah pusat akan segera merespons tuntutan ini dan memberikan dukungan yang diperlukan untuk pemulihan Aceh pasca-bencana.
Kondisi Saat Ini
- Warga Aceh masih tidur di tenda tengah lumpur
- Kekurangan makanan dan kebutuhan pokok
- Pemulihan yang lambat tanpa status bencana nasional
- Kesulitan dalam penanganan korban bencana
Dengan penetapan status bencana nasional, diharapkan bahwa kondisi ini akan segera teratasi dan masyarakat Aceh dapat kembali hidup normal.
