News
Pemerintah Aceh Suplai Logistik ke 52 Kecamatan Terisolir via Helikopter
04 Januari 2026 19:59
Pemerintah Aceh terus memaksimalkan distribusi bantuan logistik melalui jalur udara ke wilayah-wilayah terdampak banjir dan longsor yang masih terisolir. Hingga Sabtu (3/1/2026), penyaluran logistik via udara telah menjangkau 52 kecamatan di 10 kabupaten/kota, termasuk Pidie Jaya, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tengah, Nagan Raya, Aceh Barat, Bireuen, Gayo Lues, Aceh Tamiang, dan Bener Meriah.
Distribusi bantuan dilakukan berdasarkan titik koordinat desa yang terisolir dan belum dapat diakses secara optimal melalui jalur darat. Pemerintah Aceh juga mengimbau pemerintah kabupaten/kota untuk segera menyampaikan koordinat wilayah yang belum dapat diakses agar distribusi bantuan dapat tepat sasaran.
Upaya Distribusi Logistik
- 52 kecamatan di 10 kabupaten/kota telah menerima bantuan logistik via udara.
- Distribusi difokuskan pada gampong-gampong yang masih terputus akses daratnya.
- Pemerintah berkomitmen memaksimalkan distribusi logistik ke seluruh wilayah terdampak.
Pemulihan Akses Darat
- Pemerintah terus berupaya membuka kembali akses darat agar arus bantuan dan aktivitas ekonomi masyarakat dapat segera pulih.
- Upaya ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh wilayah terdampak dapat diakses dengan optimal.
Komitmen Pemerintah
- Pemerintah Aceh berkomitmen untuk memastikan bahwa seluruh wilayah terdampak menerima bantuan logistik yang dibutuhkan.
- Distribusi logistik via udara dilakukan untuk memastikan bahwa bantuan dapat mencapai wilayah-wilayah yang masih terisolir.
Dengan upaya ini, diharapkan bahwa masyarakat di wilayah terdampak dapat segera mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan dan aktivitas ekonomi dapat segera pulih.
Dampak Jangka Panjang
- Pemulihan akses darat akan membantu pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat.
- Distribusi logistik yang tepat sasaran akan memastikan bahwa masyarakat terdampak mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan.
Pemerintah Aceh terus berupaya untuk memastikan bahwa seluruh wilayah terdampak dapat diakses dan menerima bantuan logistik yang dibutuhkan.
