News
Masjid Bersejarah Samalanga Hancur Tergerus Banjir Bandang, Warga Kehilangan Pusat Ibadah
31 Desember 2025 10:50
Banjir bandang yang melanda Desa Cot Meurak Blang, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, pada akhir Desember 2025, telah menghancurkan Masjid Jamik Al Mabrur. Masjid bersejarah ini, yang telah berdiri selama ratusan tahun, menjadi pusat ibadah dan pendidikan masyarakat setempat. Selain masjid, meunasah yang berada dalam satu kawasan juga lenyap tanpa sisa.
Kondisi masjid kini hanya menyisakan patahan beton dan rangka bangunan yang berserakan. Kubah masjid ditemukan terseret arus hingga sekitar 200 meter di aliran Sungai Krueng Batee Iliek. Warga Desa Cot Meurak Blang terpaksa melaksanakan Salat Jumat di masjid yang berada di kompleks dayah terdekat.
Dampak Banjir Bandang
- Masjid Jamik Al Mabrur hancur total, hanya menyisakan sedikit bagian di bagian barat.
- Meunasah yang digunakan sebagai tempat pengajian anak-anak dan musyawarah warga juga mengalami kerusakan serupa.
- Peralatan desa seperti belanga, piring, dan perlengkapan lainnya ikut hanyut.
- Jarak masjid dengan sungai yang semula mencapai sekitar 300 meter kini berubah menjadi alur sungai akibat tergerus banjir.
Rencana Pemulihan
- Warga telah bermusyawarah untuk membangun masjid baru di lokasi lain yang lebih aman, yakni di seberang jalan atau di sebelah barat dari lokasi masjid lama.
- Tanah wakaf seluas 50 x 50 meter sudah tersedia untuk pembangunan masjid baru.
- Bantuan dari pemerintah maupun para dermawan sangat dibutuhkan untuk menggerakkan kembali pembangunan masjid.
Masjid Jamik Al Mabrur bukan sekadar bangunan, tetapi memiliki nilai sejarah tinggi dan menjadi martabat serta kenangan dari generasi ke generasi. Banyak ulama pernah mengajar di sana, menjadikan masjid ini sebagai pusat pendidikan masyarakat setempat. Kehilangan masjid ini merupakan pukulan besar bagi warga Desa Cot Meurak Blang, yang kini berharap dapat segera membangun kembali pusat ibadah mereka.
Kondisi Terkini
- Area bekas masjid telah dipasangi garis polisi (police line).
- Pintu gerbang besi masjid berhasil diamankan warga dan kini diletakkan di pinggir jalan desa.
- Aliran sungai kini melebar dan arus air masih tampak deras.
- Ketinggian lumpur yang menggenangi rumah warga mencapai sekitar 80 sentimeter.
Warga Desa Cot Meurak Blang berharap dapat segera membangun kembali masjid mereka, yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan dan kegiatan masyarakat.
