News
Warga Peudada Lawan Perambah Hutan, MaTA Dukung Tindakan Tegas
05 Januari 2026 14:00
Warga Peudada di Kabupaten Bireuen, Aceh, diminta untuk bertindak tegas melawan perambahan hutan. Koordinator Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), Alfian, menekankan bahwa masyarakat harus memasang batas wilayah dan melawan perambahan hutan saat negara dinilai tidak hadir dalam menjalankan kewajibannya.
Tumpukan kayu ilegal ditemukan di Dusun Babah Kuala, Desa Ara Bungong, Kecamatan Peudada. Kayu-kayu hasil tebangan menumpuk di area sekitar lima hektare, memperkuat dugaan terjadinya perambahan dan penjarahan hutan di kawasan tersebut.
Langkah Tegas Warga
- MaTA mendukung kesadaran warga dalam menjaga hutan dari perambahan.
- Perambahan hutan dianggap sebagai kejahatan yang harus dilawan.
- Warga diminta memasang batas wilayah untuk mencegah perambahan lanjutan.
Kondisi Hutan di Peudada
- Puluhan tokoh masyarakat dari Forum Peduli Hutan Peudada meninjau tumpukan kayu di Dusun Babah Kuala.
- Kayu-kayu hasil tebangan menumpuk di area sekitar lima hektare.
- Perambahan hutan dinilai sebagai ancaman serius bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat.
Dukungan MaTA
- MaTA mendukung penuh kesadaran warga dalam menjaga hutan.
- Langkah tegas perlu dilakukan ketika negara tidak hadir menjalankan kewajibannya.
- Perlawanan untuk menjaga hutan harus menjadi prioritas utama.
Dampak Jangka Panjang
- Perambahan hutan dapat menyebabkan kerusakan lingkungan yang parah.
- Kehidupan masyarakat yang bergantung pada hutan akan terancam.
- Kesadaran warga dalam menjaga hutan dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Aceh.
Nilai Edukasi
- Pentingnya menjaga hutan untuk keberlanjutan lingkungan.
- Peran aktif masyarakat dalam melindungi sumber daya alam.
- Dampak negatif perambahan hutan bagi kehidupan masyarakat dan lingkungan.
Kesimpulan
Warga Peudada diharapkan dapat bertindak tegas dalam melawan perambahan hutan. Dukungan dari MaTA dan kesadaran warga dalam menjaga hutan diharapkan dapat mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah. Langkah-langkah tegas ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Aceh dalam menjaga kelestarian hutan.
