Kembalikesehatan

Orang tua Banda Aceh khawatir, dukung CCTV wajib daycare setelah kasus

Penulis

serambinews.com

Tanggal

29 Apr 2026

Orang tua Banda Aceh khawatir, dukung CCTV wajib daycare setelah kasus

Mehran Gara, anggota DPRK Banda Aceh fraksi Gerindra, meminta seluruh tempat penitipan anak (daycare) di Banda Aceh wajib memasang kamera CCTV dan memiliki tenaga pengasuh yang bersertifikat resmi.

Pernyataan ini disampaikan setelah video yang memperlihatkan dugaan penganiayaan bayi berusia 18 bulan di salah satu daycare Kecamatan Syiah Kuala tersebar luas di media sosial pada Selasa, 27 April 2026.

Langkah konkret untuk keamanan anak di daycare

  • Pemasangan CCTV di semua ruang daycare yang terhubung ke aplikasi ponsel orang tua untuk monitoring real‑time.
  • Persyaratan sertifikat pengasuh dari Lembaga Sertifikasi Kompetensi Pengasuh Anak (LSKPA) atau BNSP sebagai syarat buka usaha.
  • Penegakan oleh Disdikbud Kota Banda Aceh dan DP3AP2KB untuk inspeksi dan penegakan terhadap daycare yang tidak memenuhi standar.
  • Edukasi bagi pengasuh tentang kesejahteraan psikologis dan fisik anak, termasuk stimulasi tumbuh kembang dan prosedur darurat, yang diselenggarakan secara gratis melalui program pelatihan daerah.
  • Pembentukan komite pengawas yang meliputi representasi orang tua, tokoh masyarakat, dan aparat setempat untuk menegakkan keamanan, dengan target 100 % daycare terdaftar mengikuti standar entro 2027.
Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.