Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Pulihnya Pendidikan Pascabencana di Aceh Utara: Tantangan dan Harapan

5 hari yang lalu

Proses pendidikan di Aceh Utara pascabencana menghadapi berbagai tantangan. Meskipun sekolah telah kembali beroperasi, kondisi fisik dan psikologis warga sekolah masih belum pulih sepenuhnya. Kerusakan sarana prasarana dan lingkungan sekolah yang belum aman menjadi kendala utama dalam proses pembelajaran.

Data menunjukkan bahwa dari sekitar 2.756 satuan pendidikan terdampak banjir dan longsor, sebanyak 2.226 sekolah atau sekitar 81 persen telah kembali beroperasi. Namun, kondisi faktual di lapangan menunjukkan bahwa pembelajaran masih berlangsung dalam keterbatasan sarana dan lingkungan yang belum stabil.

Tantangan Pendidikan Pascabencana

  • Kerusakan Sarana Prasarana: Banyak ruang kelas dan halaman sekolah masih menyisakan lumpur dan belum sepenuhnya aman untuk aktivitas peserta didik.
  • Kondisi Psikologis: Guru dan peserta didik masih dalam proses pemulihan psikologis pascabencana.
  • Keterbatasan Sarana Pembelajaran: Buku pelajaran dan perabot belajar banyak yang rusak dan tidak layak digunakan.

Pendekatan Adaptif dalam Pendidikan

  • Fleksibilitas Kebijakan: Penyesuaian kalender akademik dan penyederhanaan capaian pembelajaran menjadi kebutuhan yang tidak terelakkan.
  • Pedagogi Adaptif: Guru menyesuaikan metode dan ritme pembelajaran berdasarkan kondisi nyata di lapangan.
  • Dukungan Psikososial: Pendampingan psikososial bagi guru dan peserta didik harus menjadi bagian integral dari pemulihan pendidikan.

Normalitas Pendidikan Pascabencana

Normalitas pendidikan pascabencana tidak dapat disederhanakan sebagai persoalan formal semata. Proses pemulihan bertahap mencakup kesiapan fisik, pedagogis, dan psikososial secara bersamaan. Pendidikan yang tangguh adalah pendidikan yang sanggup menyesuaikan diri tanpa kehilangan arah dan nilai dasarnya.

Pemulihan pendidikan pascabencana memerlukan komitmen dari pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat. Fleksibilitas kebijakan dan dukungan psikososial menjadi kunci dalam memastikan keberlanjutan pembelajaran yang aman, bermakna, dan berkelanjutan.

Pulihnya Pendidikan Pascabencana di Aceh Utara: Tantangan dan Harapan
0123456789