News
Remaja Panti Asuhan Aceh Besar Belajar Hidroponik untuk Kemandirian Pangan
6 jam yang lalu
Program AGROHOPE menghadirkan pelatihan budidaya tanaman hidroponik bagi 18 remaja panti asuhan di UPTD Panti Asuhan Rumoh Seujahtera Aneuk Nanggroe, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kemandirian dan kepedulian terhadap ketahanan pangan sejak usia muda.
Pelatihan ini diselenggarakan oleh 3P Growthbox berkolaborasi dengan Generasi Edukasi Nanggroe Aceh (GEN-A), dengan materi disampaikan oleh Zulhilmi Saputra, S.TP. Para peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik menanam dan merawat tanaman hidroponik.
Manfaat Hidroponik bagi Remaja Panti Asuhan
- Keterampilan Hidup: Remaja belajar keterampilan bertani yang dapat menjadi bekal hidup dan peluang usaha kecil.
- Pertanian Berkelanjutan: Hidroponik mengajarkan pertanian modern yang ramah lingkungan dan mudah diterapkan di ruang terbatas.
- Nilai Karakter: Peserta belajar tentang kerja sama, disiplin, ketekunan, dan kepedulian terhadap lingkungan.
- Dukungan Berkelanjutan: Program ini didukung oleh Pertamina Foundation melalui Program PFmuda, yang mendorong peran pemuda dalam solusi sosial dan lingkungan.
Zulhilmi Saputra menekankan bahwa hidroponik merupakan metode penanaman yang relevan bagi generasi muda, terutama di lingkungan dengan keterbatasan lahan. "Hidroponik mengajarkan bahwa bertani tidak selalu harus memiliki lahan luas. Dengan ruang yang terbatas dan pengelolaan yang tepat, adik-adik bisa menghasilkan tanaman sehat dan bernilai," ujarnya.
Ketua Panitia kegiatan, Wahyu Wahidin, menjelaskan bahwa Program AGROHOPE dirancang sebagai ruang belajar yang membumi dan aplikatif bagi remaja. "AGROHOPE bukan sekadar pelatihan menanam, tetapi proses menumbuhkan harapan. Kami ingin adik-adik panti asuhan memiliki keterampilan yang bisa mereka rawat, kembangkan, dan rasakan manfaatnya dalam jangka panjang," kata Wahyu.
Program ini diharapkan menjadi langkah kecil namun bermakna dalam menyiapkan generasi muda Aceh yang berdaya, mandiri, dan peduli terhadap masa depan pangan serta lingkungan.
