News
104 Rumah Huntap untuk Korban Banjir Aceh Utara Segera Dibangun
07 Januari 2026 14:38
Menko Polkam Djamari Chaniago meninjau lokasi rencana pembangunan 104 rumah hunian tetap (huntap) di Gampong Kuala Cangkoi, Kecamatan Lapang, Aceh Utara. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan persiapan lahan, administrasi, dan calon penghuni rumah huntap yang akan dibangun sebelum bulan puasa tiba.
Rumah-rumah huntap ini akan dilengkapi dengan perabot seperti tempat tidur, kursi tamu, meja makan, dan air bersih. Selain itu, akan dibangun musalla dan ruang pertemuan untuk masyarakat setempat.
Dampak Banjir di Aceh Utara
- 124.549 KK atau 433.064 jiwa terdampak banjir besar
- 19.047 KK atau 67.876 jiwa mengungsi
- 230 jiwa meninggal dunia, 6 jiwa hilang, dan 2.127 jiwa luka-luka
- 72.364 unit rumah terendam, 3.506 unit hilang, 6.236 unit rusak berat, 16.325 unit rusak sedang, dan 20.280 unit rusak ringan
Kebutuhan Mendesak Masyarakat
Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil atau Ayah Wa, meminta percepatan pembangunan hunian sementara dan hunian tetap agar masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan baik di bulan Ramadan. Kebutuhan masyarakat pengungsi saat ini meliputi perlengkapan salat dan logistik, mengingat mereka telah kehilangan pekerjaan dan pertanian seperti sawah, tambak, dan ladang.
Rencana Pembangunan
Pemerintah pusat dan daerah sangat memerhatikan kebutuhan mendesak masyarakat terdampak banjir. Rumah huntap akan dibangun dengan ukuran enam kali enam meter, dan lahan disediakan oleh Pemerintah Aceh Utara seluas 120 meter per rumah, sehingga masih tersisa 80 meter lagi untuk kebutuhan lainnya.
Harapan Pemerintah
Djamari Chaniago berharap setelah pembangunan huntap selesai, masyarakat korban terdampak bencana mau menempatinya. Ia juga menyebutkan bahwa pembangunan huntap akan dilakukan di daerah lain yang terdampak banjir besar, termasuk Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Data Kerusakan di Kecamatan Lapang
- Gampong Kuala Cangkoi: 104 unit rumah hilang
- Gampong Kuala Keureuto: 20 unit rumah hilang
- Gampong Matang Baro: 103 unit rumah hilang
Pemerintah berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan masyarakat terdampak bencana besar pada 26 November 2025 dan memastikan bahwa rumah huntap siap dihuni sebelum bulan puasa tiba.
