News
Jembatan Bailey Beutong Ateuh Nagan Raya Terbuka, Akses Takengon Kembali Lancar
5 hari yang lalu
Jembatan Bailey di Kecamatan Beutong Ateuh, Nagan Raya, kini telah dibuka untuk kendaraan menuju Takengon, Aceh Tengah. Jembatan sementara ini menjadi solusi setelah jembatan permanen rusak akibat banjir bandang, yang menyebabkan akses transportasi terputus selama lebih dari satu bulan.
Diresmikan oleh Bupati Nagan Raya, TR Keumangan, pada Rabu (7/1/2026), jembatan ini diharapkan dapat menormalkan jalur Nagan Raya–Aceh Tengah. Jembatan dengan panjang 30 meter ini mampu menopang kendaraan dengan muatan hingga 18 ton.
Dampak Terbukanya Jembatan Bailey
- Akses Transportasi Kembali Lancar: Kendaraan roda empat dari Nagan Raya menuju Aceh Tengah dan sebaliknya kini dapat melintas dengan lancar.
- Pemulihan Ekonomi: Terbukanya jembatan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan ekonomi lokal, terutama bagi UMKM dan petani yang bergantung pada akses transportasi.
- Konektivitas Sosial: Warga yang sebelumnya kesulitan untuk bepergian kini dapat lebih mudah mengakses layanan kesehatan, pendidikan, dan kebutuhan lainnya.
- Langkah Sementara: Jembatan Bailey ini merupakan solusi sementara hingga jembatan permanen selesai diperbaiki atau dibangun kembali.
Dengan dibukanya Jembatan Bailey, diharapkan aktivitas sosial dan ekonomi di wilayah Nagan Raya dan Aceh Tengah dapat kembali berjalan normal. Hal ini juga menjadi bukti upaya pemerintah daerah dalam menangani dampak bencana dan memulihkan infrastruktur vital bagi masyarakat Aceh.
Spesifikasi Jembatan Bailey
- Panjang: 30 meter
- Kapasitas Muatan: Hingga 18 ton
- Fungsi: Akses utama menuju Tanah Gayo
- Status: Sementara hingga jembatan permanen selesai diperbaiki
Dengan adanya jembatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah dalam melakukan aktivitas sehari-hari dan memulihkan kehidupan mereka pasca-bencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut.
Harapan ke Depan
Pemerintah daerah berharap bahwa dengan terbukanya Jembatan Bailey, jalur Nagan Raya–Aceh Tengah dapat kembali normal. Hal ini tidak hanya akan memudahkan mobilitas warga, tetapi juga mendukung pemulihan ekonomi dan sosial di wilayah tersebut. Upaya lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan bahwa jembatan permanen dapat segera dibangun kembali, sehingga akses transportasi dapat lebih stabil dan aman bagi seluruh masyarakat.
