Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Sakit Hati Ditegur, Warga Aceh Timur Bunuh Petani dengan Parang

31 Desember 2025 16:58

Seorang petani di Aceh Timur, Kharun Nasri (54), ditemukan tewas dengan luka bacok di leher dan bagian tubuh lainnya. Pelaku, AN (43), menyerahkan diri ke polisi setelah melakukan pembunuhan tersebut. Motif pembunuhan diduga karena pelaku sakit hati setelah ditegur oleh korban untuk tidak mencuri.

Kasus ini terjadi di Gampong Teumpeun, Kecamatan Peureulak Barat. Pelaku mengaku takut dikeroyok massa setelah melakukan pembunuhan, sehingga ia langsung menyerahkan diri ke Polsek Peureulak Barat. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk parang yang digunakan untuk membunuh korban.

Kronologis Kejadian

  • Pelaku meminta tumpangan kepada korban menuju kebun sawit.
  • Korban menegur pelaku untuk tidak mencuri sawit.
  • Pelaku sakit hati dan menyerang korban dengan parang sebanyak lima kali.
  • Korban ditemukan tewas dengan luka bacok di leher, punggung, dan pelipis.

Dampak dan Penanganan

  • Pelaku menyerahkan diri ke polisi karena takut dikeroyok massa.
  • Polisi mengamankan barang bukti, termasuk parang dan sepeda motor korban.
  • Pelaku kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polres Aceh Timur.

Kasus ini menyoroti pentingnya komunikasi yang baik dan pengendalian emosi dalam masyarakat. Polisi terus melakukan investigasi untuk mengungkap lebih lanjut tentang motif dan kronologis kejadian ini.

Fakta Penting

  • Pelaku menyerang korban sebanyak lima kali dengan parang.
  • Pelaku menyerahkan diri ke polisi karena takut dikeroyok massa.
  • Polisi mengamankan barang bukti, termasuk parang dan sepeda motor korban.
  • Pelaku kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polres Aceh Timur.

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk selalu menjaga komunikasi yang baik dan menghindari tindakan kekerasan yang dapat merugikan banyak pihak. Polisi terus berupaya untuk mengungkap kasus ini secara menyeluruh dan memberikan keadilan bagi korban dan keluarganya.

Kesimpulan

Pembunuhan ini menunjukkan betapa pentingnya pengendalian emosi dan komunikasi yang baik dalam masyarakat. Polisi terus melakukan investigasi untuk memastikan keadilan bagi korban dan keluarganya. Masyarakat diharapkan untuk selalu menjaga kerukunan dan menghindari tindakan kekerasan yang dapat merugikan banyak pihak.

Sakit Hati Ditegur, Warga Aceh Timur Bunuh Petani dengan Parang
0123456789