News
Mualem Minta Percepat Huntara dan Daging Meugang untuk Warga Aceh
31 Desember 2025 10:41
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, meminta percepatan pemulihan infrastruktur dan pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor. Permintaan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana DPR bersama kementerian/lembaga dan kepala daerah di Aceh.
Mualem juga meminta Pemerintah Pusat memasok daging beku ke Aceh dalam rangka menjelang Ramadhan, mengingat tradisi Meugang yang identik dengan hidangan berbahan daging. Ia menjelaskan bahwa harga daging di Aceh saat ini mencapai Rp 300.000 per kilo, dan banyak ternak yang mati akibat banjir.
Permintaan Percepatan Pemulihan
- Pemulihan infrastruktur dan hunian: Mualem berharap pemulihan dapat dipercepat melalui penguatan koordinasi lintas lembaga.
- Daging beku untuk Meugang: Mualem meminta bantuan berupa daging sapi utuh untuk masyarakat terdampak agar tetap dapat menikmati tradisi Meugang.
- Ekskavator untuk penanganan longsor: Mualem meminta PUPR atau Perhubungan untuk menyediakan ekskavator dengan ban karet untuk penanganan longsor.
Simulasi Pembangunan
- Tahapan pembangunan: Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menjelaskan bahwa pembangunan huntara dan huntap masih dalam berbagai tahapan, termasuk perhitungan kebutuhan dan penentuan lokasi relokasi.
- Relokasi desa: Desa-desa yang hilang akibat banjir akan direlokasi ke lokasi yang dinilai aman dan layak, dengan memanfaatkan lahan HGU milik BUMN maupun swasta.
Penanganan Kayu Gelondongan
- Status hukum kayu: Pimpinan DPR RI, Saan Mustopa, menyoroti persoalan kayu gelondongan sisa bencana yang disampaikan para bupati. DPR RI akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum terkait hal tersebut.
Permintaan Mualem mencerminkan upaya untuk memulihkan kehidupan masyarakat Aceh pasca-bencana dan menjaga tradisi lokal. DPR RI dan Pemerintah Pusat diharapkan dapat segera menindaklanjuti permintaan ini untuk memastikan pemulihan yang efektif dan berkelanjutan.
Dampak Jangka Panjang
- Pemulihan infrastruktur: Pemulihan infrastruktur yang cepat akan membantu masyarakat Aceh untuk kembali beraktivitas normal.
- Tradisi Meugang: Pasokan daging beku akan memastikan bahwa tradisi Meugang dapat dilaksanakan dengan baik, menjaga nilai budaya dan sosial masyarakat Aceh.
- Relokasi desa: Relokasi desa yang hilang akan memberikan tempat tinggal yang aman dan layak bagi masyarakat, mengurangi risiko bencana di masa depan.
