Timeline Aceh

Mualem Tekankan Persatuan Aceh Lewat Adat di Mubes MAA 2026 di Istana Wali Nanggroe

2 jam yang lalu

Musyawarah Besar (Mubes) Majelis Adat Aceh (MAA) 2026 dibuka di Meuligo Istana Wali Nanggroe, Banda Aceh, Selasa (7/4). Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, yang diwakili oleh Asisten I Sekda Aceh, Syakir, menyampaikan pesan pentingnya persatuan Aceh melalui adat istiadat.

Mualem, sapaan akrab Gubernur Aceh, menekankan bahwa MAA harus menunjukkan kinerja nyata dalam mendukung pemerintah Aceh dalam penguatan elemen keistimewaan Aceh, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh.

Poin Penting dari Mubes MAA 2026

  • Peserta Mubes: Terdiri dari 45 orang, termasuk perwakilan MAA kabupaten/kota, provinsi, ahli adat, dan pengurus MAA saat ini.
  • Kendala Penyelenggaraan: Mubes sempat tertunda beberapa bulan akibat bencana banjir dan longsor, serta kendala anggaran.
  • Harapan Wali Nanggroe: PYM Malik Mahmud Al-Haythar berharap MAA dapat menjadi alat pemersatu bangsa melalui adat istiadat.
  • Calon Ketua MAA: Prof. Yusri Yusuf menjadi calon tunggal untuk ketua MAA periode berikutnya, yang saat ini menjabat sebagai ketua MAA periode penggantian antar waktu.

Prof. Yusri Yusuf, yang juga pernah menjadi Kepala Sekretariat MAA dan Wakil Rektor Ikatan Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh, diharapkan dapat memimpin MAA dengan baik untuk mempertahankan dan memperkuat adat istiadat Aceh.

Mualem Tekankan Persatuan Aceh Lewat Adat di Mubes MAA 2026 di Istana Wali Nanggroe