Kembalipendidikan

Murid Nagan Raya Taruh Nyawa di Jembatan Rusak ke Sekolah Pasca Lebaran

Penulis

ajnn.net

Tanggal

30 Mar 2026

Murid Nagan Raya Taruh Nyawa di Jembatan Rusak ke Sekolah Pasca Lebaran

Pasca Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, murid dan guru di Kabupaten Nagan Raya harus bertaruh nyawa untuk mencapai sekolah. Jembatan gantung yang rusak menjadi satu-satunya akses menuju SDN 2 Beutong Ateuh, sementara di SDN 1 Beutong Ateuh, proses belajar mengajar terpaksa dilakukan di bawah barak beralaskan tikar atau sajadah masjid.

Kondisi ini mencerminkan dampak dari bencana besar yang melanda akhir tahun lalu, yang menyebabkan kerusakan pada 23 unit gedung sekolah di empat kecamatan. Pemerintah Nagan Raya mencatat kerugian mencapai Rp 43 miliar lebih.

Dampak Langsung pada Pendidikan

  • 23 gedung sekolah di tingkat SD dan SMP mengalami kerusakan.
  • Murid dan guru terpaksa menggunakan fasilitas darurat seperti barak dan sajadah masjid.
  • Jembatan gantung rusak menjadi hambatan serius bagi akses pendidikan.

Tantangan Jangka Panjang

  • Pemulihan infrastruktur sekolah memerlukan dana besar dan waktu.
  • Kondisi ini berpotensi mengganggu proses belajar mengajar dalam jangka panjang.
  • Diperlukan perhatian serius dari pemerintah daerah dan pusat untuk memperbaiki kondisi ini.
Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.