Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Prof Syamsul Rijal: Kampus Aceh Harus Cetak Lulusan Berintegritas, Bukan Pabrik Ijazah

13 jam yang lalu

Prof Dr H Syamsul Rijal BA MAg, Ketua Program Studi S3 Studi Islam Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh, menekankan bahwa kampus bukan sekadar tempat mencetak ijazah. Dalam orasi ilmiah di Wisuda STKIP Usman Safri Kutacane, Aceh Tenggara, ia menyatakan pendidikan harus melahirkan tanggung jawab sosial, integritas intelektual, dan keberanian lulusan untuk menghadirkan perubahan nyata di masyarakat.

Syamsul Rijal, putra asli Aceh Tenggara, menyebut pendidikan sejatinya adalah proses panjang pembentukan karakter, cara berpikir kritis, serta integritas moral dan intelektual. Ia menilai lulusan perguruan tinggi tidak cukup hanya unggul secara akademik, tetapi juga harus peka terhadap persoalan sosial di sekitarnya.

Poin Penting dari Orasi Ilmiah:

  • Pendidikan harus membekali manusia dengan pengetahuan, keterampilan, dan karakter.
  • Gelar akademik hanya bermakna jika disertai kesadaran etis dan tanggung jawab sosial.
  • Lulusan diharapkan mampu membaca persoalan di lingkungannya dan berperan aktif dalam mencari solusi.
  • Kampus harus menjadi ruang dialog ilmiah yang terbuka, bukan tempat reproduksi klaim kebenaran tanpa dasar keilmuan.
  • Integrasi ilmu pengetahuan modern dengan nilai-nilai etika dan spiritual penting untuk membangun peradaban yang berkeadaban.

Wisuda STKIP Usman Safri Kutacane tahun akademik 2025/2026 meluluskan 87 mahasiswa, dengan 69 lulusan dari Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia dan 18 dari Program Studi Bahasa Inggris. Wisuda ini menjadi yang keenam sejak STKIP berdiri di bawah naungan Yayasan Anak Bangsa.

Ketua Yayasan Anak Bangsa Aceh Tenggara, Dr Sunawardi MM, menyatakan bahwa ilmu yang diperoleh dalam proses pembelajaran harus bersifat transformatif dalam merespons tantangan global. Sementara itu, Ketua STKIP Usman Safri Kutacane, Ati Rosmiati, berharap pesan dalam orasi ilmiah dapat menjadi pegangan para lulusan dalam mengabdikan ilmu pengetahuan bagi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara mengapresiasi kontribusi STKIP Usman Safri Kutacane dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah. Mereka berharap sinergi antara perguruan tinggi dan para pemangku kepentingan terus diperkuat demi pembangunan pendidikan yang berkelanjutan.

Prof Syamsul Rijal: Kampus Aceh Harus Cetak Lulusan Berintegritas, Bukan Pabrik Ijazah